Rabu, 02 Desember 2020 14:10

Sudah 10 Hari, Suplai Air PDAM Gresik untuk Pelanggan Perkotaan Keruh

Jumat, 30 Oktober 2020 11:04 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Sudah 10 Hari, Suplai Air PDAM Gresik untuk Pelanggan Perkotaan Keruh
Jajaran Direksi SPAM Umbulan PT Air Bersih (AB) Jatim, dan PT Meta Adhya Tirta Umbulan saat menjelaskan teknik pembuangan sedimentasi pipa. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sudah berjalan 10 hari, terhitung sejak Rabu (21/10/2020), air yang didistribusikan PDAM Giri Tirta kepada pelanggan di wilayah perkotaan keruh. Sedikitnya, ada 30 ribu pelanggan di wilayah perkotaan yang mendapatkan suplai air yang diambil dari SPAM Umbulan, Pasuruan, Jawa Timur.

"Airnya masih keruh. Dibuat mandi anak saya badan jadi gatal-gatal," ungkap Elvita Yuliati, warga Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (30/10/2020).

Elvita mengaku terpaksa membeli air lagi untuk kebutuhan sehari-hari. "Air kubikan lebih bening (jernih) dari sumber Osowilangon, Manyar," katanya.

Direktur Utama PDAM Gresik, Siti Aminatuz Zariyah menyatakan, saat ini pihak SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim, dan PT Meta Adhya Tirta Umbulan selaku penyuplai air untuk mencukupi kebutuhan air pelanggan di wilayah perkotaan, tengah melakukan pembersihan endapan (sedimentasi) di dalam pipa. Menurutnya, endapan itulah yang mengakibatkan air keruh.

"Saat ini, air yang keruh tengah dibuang di 9 reservoir (pembuangan) untuk pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur. Sembilan titik pembuangan itu berada di di area Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik," terangnya.

Riza -sapaan Dirut PDAM- mengakui, keluhan dari pelanggan tentang keruhnya air terus berdatangan. Bahkan, juga mendapat atensi khusus dari Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto.

Bupati, lanjut Riza, memberikan intruksi langsung kepada manajemen PDAM Giri Tirta agar menyampaikan protes kepada PT PT Air Bersih Jatim, akibat air yang diterima keruh. Riza mengaku sudah bertemu dengan jajaran direksi PT AB dan Meta Adhya Tirta Umbulan, beberapa waktu lalu. Saat itu, menurut Riza, mereka berjanji bisa mengembalikan air dalam kondisi normal maksimal Rabu (26/10/2020) kemarin.

Direktur Keuangan PT AB Tri Utoyo membenarkan, keruhnya air distribusi ke Gresik ini karena adanya sedimentasi. Dan, hingga saat ini sedimentasi itu masih ada dan terus dilakukan pembersihan. Ia menjelaskan, pembersihan itu tidak bisa dilakukan dengan tekanan air sangat besar, sebab kondisi perpipaan PDAM Gresik di wilayah perkotaan sudah banyak yang tua.

"Jika kita tekan dengan kecepatan tinggi misal 600 liter per detik bisa cepat bersih sedimentasinya. Tapi, pipa yang dimiliki PDAM bisa rusak. Pernah kami coba dan benar, pipa banyak rusak, karat-karat pipa besi hancur semua terbawa air. Saat ini kami beri tekanan pelan, 300 liter per detik, dengan konsekuensi pembersihan agak lambat," katanya.

Sementara itu, Direktur Teknik PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Yasmin Adirahim memperkirakan pembersihan sedimentasi membutuhkan waktu sekitar 15 hari. (hud/ns) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...