Sabtu, 31 Juli 2021 02:46

Tinjau Puskesmas Sooko Pasca Meninggalnya Nakes, Pjs Bupati Minta Penyintas Jadi Agen Perubahan

Senin, 26 Oktober 2020 20:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Tinjau Puskesmas Sooko Pasca Meninggalnya Nakes, Pjs Bupati Minta Penyintas Jadi Agen Perubahan

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Tanpa kenal takut, Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo meninjau langsung kondisi UPT Puskesmas Kecamatan Sooko, Senin (26/10) siang. Padahal, salah satu nakes pusat layanan masyarakat ini barusan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 pekan lalu.

Pelayanan Puskesmas Sooko tidak sepenuhnya ditutup, melainkan dibatasi jam operasionalnya yakni mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB. Sementara, untuk layanan sore dan malam ditiadakan. Selain itu, juga diberlakukan sistem shift dan work from home (WFH) bagi para pegawai dan nakes yang bertugas. Peraturan ini juga berpengaruh pada pelayanan yang hanya berlaku untuk pasien rawat jalan.

Pjs Bupati Mojokerto dalam kunjungannya bertemu langsung dengan Plt Kepala UPT Puskesmas Sooko Raudotur Rofik yang juga merupakan penyintas Covid-19. Dirinya mengaku sempat menjalani perawatan di Puskesmas Gondang (khusus OTG), hingga dinyatakan berhasil sembuh.

Pjs Bupati Mojokerto menginginkan Roudotur menjadi bagian dari agen perubahan dalam usaha penyembuhan psikologi (psychological healing) terkait Covid-19 bagi masyarakat.

BACA JUGA : 

Gus Barra Bagikan Paket Sembako kepada PKL, Tukang Becak, dan Juru Parkir di GOR Mojosari

Giliran Para Pedagang di Tempat Wisata yang Menerima Bantuan Sembako dari Gus Barra

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pacet dan Dlanggu, Bupati Ikfina Apresiasi Kinerja Aparat dan Nakes

Rusunawa Penuh, DPRD Kota Mojokerto Usulkan Dua GOR sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

“Psikologi healing ini artinya penyembuhan secara psikologis, atau untuk mengurangi trauma pasien. Selain itu, ini upaya untuk menanamkan keyakinan jika kita patuh terhadap protokol kesehatan dan proses recovery, tidak perlu takut dan panik. Itu perlu disampaikan secara luas,” ungkap Himawan Estu Bagijo.

Himawan pada kesempatan itu juga turut memberikan semangat kepada nakes sebagai garda depan penanangan pasien Covid-19.

“Tetap semangat dan sabar. Bagaimanapun keadaannya, ini sudah bagian dari konsekuensi perkerjaan kita. Terima kasih telah menjadi bagian dari proses pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (yep/ian) 

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...