Wali Kota Pasuruan saat menghadiri pelantikan Rektor Unmer 2026-2030.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pengambilan sumpah dan pelantikan Rektor Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan periode 2026-2030 berlangsung khidmat, Selasa (27/1/2026). Pelantikan menandai dimulainya kepemimpinan baru kampus dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sosial, termasuk pengembangan universitas sebagai pusat pencetak sumber daya manusia unggul.
BACA JUGA:
- Wali Kota Pasuruan Minta Masyarakat Teladani Nabi Ibrahim saat Peringati Idul Adha 2026
- Ikut Rakor TPID, Wali Kota Pasuruan Bahas Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha 2026
- PLN Jawa Timur Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Sinergi Bersama Pemda dan Stakeholder
- FLS3N Kota Pasuruan Jadi Wadah Kreativitas dan Literasi Anak
“Kita melihat tantangan hari ini adalah pembangunan sosial yang berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur lainnya, apalagi pembangunan universitas,” ujarnya.
Ia turut menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyongsong Indonesia Emas dengan menyiapkan SDM berkualitas.
“Untuk menuju Indonesia Emas, yang harus kita siapkan adalah SDM-nya, karena investasi terbaik adalah investasi sumber daya manusia melalui human research,” tuturnya.
Adi juga menyoroti bonus demografi, di mana sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Namun, menurutnya tantangan bukan sekadar jumlah masyarakat yang mengenyam pendidikan, melainkan sejauh mana lulusan perguruan tinggi mampu terserap di dunia kerja.
“Hari ini, rasio kecukupan antara lapangan pekerjaan dan pencari kerja masih memiliki gap yang sangat jauh. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam menyiapkan lulusan dengan soft skill yang mumpuni,” paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




