Berkat Banpres UMKM, Irma Bisa Kembangkan Usaha Konektor Tali Masker Hijab

Berkat Banpres UMKM, Irma Bisa Kembangkan Usaha Konektor Tali Masker Hijab Irma di sela aktivitasnya membuat konektor hijab masker.

"Harga per biji yang kancing antara Rp 4.500 sampai Rp 5.000 yang kretekan (perekat) per biji antara Rp 5.000 sampai Rp 6.000," jelasnya.

Disinggung kendala yang dihadapi, Irma mengaku masih soal pemasaran. "Sejauh ini permintaan masih antar-teman, sehingga tidak terlalu banyak. Seminggu sekitar 100 biji," tandas Irmas yang mengajukan permohonan Banpres UMKM lewat Koperasi Az-Zahro Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo pada Agustus 2020.

Konektor tali masker hijab ini sudah banyak digunakan warga RW 05 Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Salah satunya Atik Atul Aidiyah. Menurut Atik, dia merasa lebih longgar saat memakai masker yang menggunakan konektor tali hijab.

"Rasanya kalau menggunakan konektor ini lebih longgar, tidak terlalu rapat. Kalau kita memakai masker tanpa konektor agak ketat, umumnya seperti itu," ujar Atik.

Dari pengalaman yang dirasakan, Atik menyebut, konektor tali masker hijab bisa digunakan berulang kali, karena terbuat dari kain, sehingga bisa dicuci. "Harganya juga ekonomis," terangnya.

Program Banpres UMKM di tengah pandemi Covid-19 ini masuk tahap II, yang penyalurannya terus dilakukan dan pendaftaran masih dibuka hingga akhir November 2020.

Sebelumnya, program direncanakan ditutup akhir September 2020, namun karena kuota belum habis maka pendaftaran diperpanjang. Di tahap II ini, terdapat 3 juta kuota penerima bantuan. Sehingga, total kuota penerima Banpres UMKM bertambah, dari 9 juta menjadi 12 juta orang. (cat/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO