Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) saat menerima piagam penghargaan.
Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu ini mengungkapkan target ke depan adalah Pemkot Kediri dapat mempertahankan capaian ini dan menjadi yang terbaik di Indonesia, dan apa yang dikerjakan oleh Pemkot Kediri berdampak pada masyarakat.
“Jadi data-data yang kita miliki nanti masyarakat tinggal baca saja. Nggak perlu nanya bisa diakses, mau kita seperti itu. Jadi nanti informasi di masyarakat akan mudah di akses. Seandainya nanti masyarakat ada yang ingin beli lahan untuk pertanian, industri itu nanti akan kita sajikan. Itu yang kita ingin kerjakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Kediri Paulus Luhur mengatakan capaian prestasi ini dapat diraih dari hasil kerja sama yang baik. Serta program-program yang telah dibuat dinilai baik.
“Program-program yang dibuat Bapak Wali Kota Abdullah Abu Bakar ini sudah bagus. Kalau kita lihat dari laporan LPPD di tahun 2018 inflasi kita rendah dan prestasi-prestasi kita di beberapa bidang juga cukup tinggi. Jadi di semua indikator yang diatur di LPPD ini harus meningkat. Artinya kebijakan sudah bagus tetapi kalau kinerja OPD tidak bisa maksimal ya hasilnya tidak bisa maksimal. Untuk itu kebijakan yang sudah bagus juga harus didukung oleh kinerja yang baik dari seluruh OPD,” ujarnya.
Ke depan Paulus mengungkapkan memang ada beberapa hal yang masih harus dibenahi oleh Pemerintah Kota Kediri untuk terus mempertahankan prestasi ini.
“LPPD ini yang dinilai detail. Tidak hanya dilihat capaiannya saja tetapi juga dukungan data yang nampak. Jadi tidak dilihat hasilnya saja tapi juga proses menuju keberhasilan seperti apa. Kita prosesnya sudah bagus hanya ada beberapa saja yang perlu kita benahi,” pungkasnya. (uji/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




