Kamis, 04 Maret 2021 17:33

​Begini Pesan Farida Hidayati ke Petani Usai Peristiwa Sekeluarga Meninggal Akibat Jebakan Tikus

Selasa, 13 Oktober 2020 22:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Begini Pesan Farida Hidayati ke Petani Usai Peristiwa Sekeluarga Meninggal Akibat Jebakan Tikus
Farida Hidayati takziah ke rumah duka.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Farida Hidayati turut belasungkawa dan takziah di kediaman keluarga korban yang meninggal akibat jebakan tikus di ladang Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (13/10).

"Saya ikut berbelasungkawa kepada keluarga korban yang kemarin terkena aliran listrik di ladang hingga meninggal dunia," ujar Farida.

Anggota DPR RI asal Fraksi PKB ini berpesan kepada petani agar lebih berhati-hati dalam hal mencegah hama tikus dengan menggunakan aliran listrik. Sebaiknya mencari cara alternatif yang lebih aman ketimbang menggunakan aliran listrik.

Farida menyarankan petani gotong royong bersama masyarakat menangkapi tikus di ladang atau sawah. Kemudian, dengan cara membiarkan burung hantu hidup bebas di alam liar. Terutama, di persawahan untuk memburu mangsa alaminya, yaitu tikus.

"Kalau bisa dibikinkan rumah gupon sebagai tempat tinggal burung hantu di tengah sawah," paparnya.

"Terkait keberadaan burung hantu, ada baiknya masyarakat menegur bagi siapa pun yang berusaha memburunya untuk dikoleksi di rumah secara pribadi. Mari kita tambah populasi burung hantu dan stop berburu burung langka itu," saran Farida.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Bojonegoro ditemukan tewas tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang di area persawahan, Senin (12/10).

Keempat korban yakni Parno (55), dan Riswati (49) yang merupakan suami istri. Sedangkan Jayadi (30), dan Zaenal Arifin (21) adalah anak korban. Keempatnya merupakan warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. (gun/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...