Minggu, 29 November 2020 08:51

​Begini Pesan Farida Hidayati ke Petani Usai Peristiwa Sekeluarga Meninggal Akibat Jebakan Tikus

Selasa, 13 Oktober 2020 22:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Begini Pesan Farida Hidayati ke Petani Usai Peristiwa Sekeluarga Meninggal Akibat Jebakan Tikus
Farida Hidayati takziah ke rumah duka.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Farida Hidayati turut belasungkawa dan takziah di kediaman keluarga korban yang meninggal akibat jebakan tikus di ladang Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (13/10).

"Saya ikut berbelasungkawa kepada keluarga korban yang kemarin terkena aliran listrik di ladang hingga meninggal dunia," ujar Farida.

Anggota DPR RI asal Fraksi PKB ini berpesan kepada petani agar lebih berhati-hati dalam hal mencegah hama tikus dengan menggunakan aliran listrik. Sebaiknya mencari cara alternatif yang lebih aman ketimbang menggunakan aliran listrik.

Farida menyarankan petani gotong royong bersama masyarakat menangkapi tikus di ladang atau sawah. Kemudian, dengan cara membiarkan burung hantu hidup bebas di alam liar. Terutama, di persawahan untuk memburu mangsa alaminya, yaitu tikus.

"Kalau bisa dibikinkan rumah gupon sebagai tempat tinggal burung hantu di tengah sawah," paparnya.

"Terkait keberadaan burung hantu, ada baiknya masyarakat menegur bagi siapa pun yang berusaha memburunya untuk dikoleksi di rumah secara pribadi. Mari kita tambah populasi burung hantu dan stop berburu burung langka itu," saran Farida.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Bojonegoro ditemukan tewas tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang di area persawahan, Senin (12/10).

Keempat korban yakni Parno (55), dan Riswati (49) yang merupakan suami istri. Sedangkan Jayadi (30), dan Zaenal Arifin (21) adalah anak korban. Keempatnya merupakan warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...