Senin, 18 Januari 2021 13:49

​Bule Australia dan Empat Muallaf Ikrar Syahadat di Masjid Al-Akbar Surabaya

Jumat, 09 Oktober 2020 18:50 WIB
Editor: MMA
​Bule Australia dan Empat Muallaf Ikrar Syahadat di Masjid Al-Akbar Surabaya
Brown Zachary dan empat mualaf saat proses ikrar dua kalimat syahadat di Masjid Al-Akbar Surabaya, Jumat (9/10/2020). foto: mma/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang bule milenial asal Australia bernama Brown Zachary masuk Islam. Brown mengikrarkan dua kalimat syahadat bersama empat orang muallaf lainnya di Masjid Al-Akbar Surabaya, Jumat (9/10/2020).

Apa agama Brown Zachary sebelumnya? “Ateis,” tegas Brown kepada KH Abdul Hamid Syarifuddin, Imam Masjid Al-Akbar. Ia tak percaya Tuhan. Namun ia kemudian mendapat hidayah sehingga masuk Islam.

Kedatangan Brown Zachary sempat menarik perhatian para jemaah salat Jumat Masjid Al-Akbar. Apalagi saat Takmir Masjid menyebut bahwa Brown Zachry berasal dari Australia dan akan mengikrarkan dua kalimat syahadat.

(Brown Zachary. foto: mma/ bangsaonline.com)

Brown lahir Melbourne Australia pada 21 Oktober 1984. Brown yang tinggal di Green Alstonville Australia itu datang ke Masjid Al-Akbar Surabaya bersama seorang wanita berjilbab. Perempuan berparas cantik inilah yang banyak menerjemahkan bahasa Brown ke dalam bahasa Indonesia.

Selain Brown, ada empat mualaf yang mengikrarkan dua kalimat syahadat seusai salat Jumat itu. Mereka adalah Yohanes Erik Prasetyo. Milenial kelahiran Sidoarjo pada 26 Juli 1962 itu semula beragama Kristen.

Lalu Baby Arabella Dayantha. Milenial kelahiran 22 Oktober 1993 itu semula beragama Hindu.

Kemudian Calvin Augusta Pratama. Milenial asal Simo Magersari Surabaya itu semula beragama Kristen.

Teresa Fina SetianingTyas. Milenial yang tinggal di Rungkut Menanggal Harapan Surabaya itu semula beragama Katolik. Namun gadis kelahiran 16 Oktober 1991 itu menemukan kebenaran dalam Islam. Karena itu ia masuk Islam, setelah mempelajari ajaran Islam.

Para muallaf itu membaca dua kalimat syahadat dituntun Kiai Abdul Hamid Syarifuddin. “Asyhadualla ilaha illallah. Waasyhaduanna Muhammadarrasulullah.” Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang wajib disembah selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Usai ikrar syahadat langsung doa bersama. Doa itu juga dipimpin Kiai Abdul Hami Syarifuddin, imam Masjid Al-Akbar Surabaya. (MMA)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...