Minggu, 06 Desember 2020 07:24

LKSN ABK Tingkat Provinsi Jatim di Kota Batu, Wujud Aktualisasi Diri ABK Kembangkan Kreativitas

Rabu, 30 September 2020 18:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Salimullah
LKSN ABK Tingkat Provinsi Jatim di Kota Batu, Wujud Aktualisasi Diri ABK Kembangkan Kreativitas
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wahid Wahyudi foto bersama panitia dan peserta lomba kecantikan.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Guna meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK), Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menggelar Lomba Keterampilan Siswa Nasional Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (LKSN ABK) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2020, mulai 29 September 2020 hingga 2 Oktober 2020 bertempat di Kota Batu.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengungkapkan, kegiatan ini diikuti peserta didik berkebutuhan khusus dengan disabilitas rungu, disabilitas grahita, disabilitas daksa, dan autis. Peserta merupakan perwakilan terbaik dari kabupaten/kota se-Jawa Timur di masing-masing jenis lomba dengan jumlah 228 orang.

Menurutnya, tujuan diadakannya LKSN ABK tingkat Provinsi Jatim ini untuk menumbuhkan sikap disiplin, percaya diri, toleransi, dan kompetitif peserta didik berkebutuhan khusus. Selain itu untuk menggali dan memberikan dorongan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitasnya pada bidang keterampilan secara optimal.

"Yang terpenting juga untuk meningkatkan semangat kemandirian mereka dalam berkarya dan berprestasi, serta mendapatkan peserta didik yang terampil bidang non akademik, khususnya yang terampil dalam membatik, tata boga, kecantikan, menjahit, hantaran, dan kreasi barang bekas," ujar Wahid Wahyudi saat berkunjung ke lokasi lomba kecantikan di Hotel Batu Suki, Rabu (30/9) sore.

Karena masih di era pandemi Covid-19, pelaksanaan lomba dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Baik panitia, juri, peserta, dan pendamping diwajibkan memiliki surat rapid test, memakai pelindung diri seperti masker, face shield, sarung tangan, dan hand santizer. Tidak hanya itu, panitia, juri, peserta, dan pendamping diharuskan menjaga physical distancing minimal 1 meter.

(Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi didampingi Kabid PK-PLK Dinas Pendidikan Suhartono, dan Kepsek SMKN 1 Batu saat meninjau peserta lomba menjahit di SMKN 1 Batu, Rabu (30/9))

Dalam LKSN ABK ini ada 6 bidang yang dilombakan, antara lain membatik yang ditempatkan di Hotel Orchid, Tata Boga di Hotel Filadelpia, Menjahit di Hotel Spencer, Tata Rias Kecantikan di Hotel Batu Suki, Hantaran di Hotel Aster, dan Kreasi Barang Bekas di Hotel Seulawah.

“Dari kegiatan LKSN ABK tingkat Provinsi Jawa Timur ini panitia akan mengambil juara 1, 2, dan 3, serta harapan 1, 2, dan harapan 3. Para juara akan mendapatkan uang pembinaan, piala, dan sertifikat. Bagi juara pertama, nantinya akan mewakili provinsi Jawa Timur di tingkat nasional,’’ ujarnya.

Ditambahkan Wahid Wahyudi, berdasarkan hasil pemantauannya ke beberapa lokasi lomba, ia menilai hasil keterampilan peserta didik berkebutuhan khusus tidak kalah bagusnya dengan anak-anak biasa. Bahkan, dalam kunjungannya ke lokasi lomba keterampilan menjahit di SMKN 1 Batu, mantan Kadishub Provinsi Jatim ini menilai hasil karya peserta jauh lebih bagus dari siswa yang tidak berkebutuhan khusus.

"Hasil jahitannya halus. Tidak kalah dengan hasil karya anak-anak biasa. Bahkan saya menilai hasil keterampilan menjahit anak-anak berkebutuhan khusus ini jauh lebih bagus," pujinya.

(Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wahid Wahyudi bersama Kabid PK-PLK Disdik Jatim Suhartono, di lokasi lomba kecantikan)

Ia mengingatkan kepada pengelola lembaga pendidikan berkebutuhan khusus di Jatim agar tidak segan-segan memanfaatkan fasilitas praktik yang ada di SMK-SMK apabila dibutuhkan. Hal ini dalam rangka menunjang keterampilan mereka sehingga bisa berprestasi di tingkat nasional.

"Alhamdulillah, tahun 2020 ini di ajang festival seni tingkat nasional, Jawa Timur menjadi juara umum untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 juara harapan," tuturnya.

Ia juga meminta lembaga pendidikan yang menangani anak berkebutuhan khusus memahami bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki bakat dan minat masing-masing. Oleh karena itu, potensi mereka perlu dikembangkan sehingga pihak sekolah tidak hanya mengajarkan keterampilan di sekolah saja, tetapi juga bertanggung jawab moral untuk mengantarkan siswa berkebutuhan khusus ini agar bisa mandiri.

"Menteri Perindustrian sendiri telah mengambil kebijakan bahwa tenaga kerja di perusahaan harus mengakomodir 15 persen siswa berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, saya berharap ada kerja sama yang baik antara lembaga pendidikan berkebutuhan khusus dengan perusahaan-perusahaan," pungkasnya. (adv/asa)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...