Selasa, 27 Oktober 2020 23:02

​Ekskavasi Tahap 4 Berakhir, Tim BPCB Jatim: Candi Patakan Merupakan Kompleks Pengajaran Agama

Senin, 28 September 2020 17:18 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Triwi Yoga Margiono
​Ekskavasi Tahap 4 Berakhir, Tim BPCB Jatim: Candi Patakan Merupakan Kompleks Pengajaran Agama
Situs Candi Patakan yang dikunjungi pelajar sekitar. (foto: TRIWIYOGA/ BANGSAONLINE)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Ekskavasi Candi Patakan tahap keempat berakhir. Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur memberikan penilaian bahwa Situs Candi Patakan merupakan kompleks pengajaran agama.

Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, ciri yang memperkuat bahwa Situs Candi Patakan merupakan kompleks pengajaran agama adalah bentuk candi yang tidak simetris dan adanya pintu gerbang.

"Jika benar, bangunan sisi selatan adalah stupa, dan diperkuat dengan penuturan masyarakat sekitar ketika menemukan benda-benda purbakala, maka situs ini diperkirakan adalah kompleks pengajaran agama Buddha," katanya, Minggu (27/9/2020) malam.

Dari ekskavasi yang sudah berakhir, lanjut Wicaksono, pihaknya berhasil mengekskavasi Candi Patakan dengan membuka dan mengetahui bentuk asli candi tersebut. Ia menjelaskan, bagian atas candi menunjukkan adanya dua bilik yang dipisahkan oleh altar.

"Bangunan sebelah Selatan telah terbuka semua, sedangkan di bangunan utama berhasil kita bersihkan, tapi di bagian atas mengalami kerusakan karena akar pohon dan juga ulah manusia," lanjutnya.

Ia menambahkan, Situs Candi Patakan memiliki arti penting, karena tidak ditemukan di tempat lain di Indonesia. Penggunaan batu putih membuatnya masih awet sampai saat ini.

"Situs ini memiliki arti penting karena berkaitan dengan Raja Airlangga. Sementara untuk merekonstruksi juga tidak bisa asal, mesti ada datanya dan juga kajian," tuturnya.

Sekadar untuk diketahui, Candi Patakan yang berada di Dusun Montor, Desa Patakan, Kecamatan Sambeng ditemukan pada tahun 2013 silam, dan tahun ini masuk proses ekskavasi tahap 4.

Situs Patakan merupakan kompleks bangunan dengan luas 5.112 meter yang dibatasi oleh dinding keliling yang membentuk denah persegi empat dengan ukuran 72 meter x 71 meter. (yog/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...