Kamis, 26 November 2020 02:50

Pemkot Surabaya Gencar Tes Swab Karyawan Babershop, Salon, hingga Tukang Pijat

Minggu, 27 September 2020 20:20 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Pemkot Surabaya Gencar Tes Swab Karyawan Babershop, Salon, hingga Tukang Pijat
Wali Kota Risma di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Minggu (27/9). foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski pasien Covid-19 mulai landai, namun Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya semakin gencar mendatangi tempat-tempat keramaian untuk melakukan tes swab dan rapid test secara masif.

Terbaru, tes swab massal ini juga digelar di kalangan tukang cukur rambut, barbershop, salon, maupun klinik kecantikan. Ini menjadi bukti bahwa Pemkot Surabaya tidak ingin memberikan celah berkembangnya virus baru ini.

Wali Kota Risma mengatakan, untuk profesi atau pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan konsumen memang diusahakan untuk dites swab. Termasuk tukang pijat pun juga perlu dites swab. Apalagi mereka kontak langsung dengan para konsumen.

“Jadi tahapannya, kita data dulu di masing-masing kecamatan berapa jumlahnya. Setelah itu, kita koordinir, baru ditentukan lokasinya di mana,” kata Wali Kota Risma di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Minggu (27/9).

Ia menjelaskan, para pekerja tersebut memang sengaja langsung dilakukan tes swab dan tidak melewati tahapan rapid terlebih dahulu. Sebab, di Kota Pahlawan ini jumlah para pekerja atau pegawai tersebut tidak terlalu banyak di setiap kecamatan. Oleh karena itu, langsung dilakukan tes swab.

“Karena jumlah tiap kecamatan itu ada sekitar 30-60 pelaku usaha. Jadi tidak terlalu banyak, makanya kami langsung lakukan swab. Jumlahnya tidak termasuk dengan yang Surabaya tengah karena banyak mal,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, untuk program tersebut sudah mulai dilaksanakan beberapa hari lalu. Salah satu yang sudah berjalan yakni di Parkir Mobil Tunjungan Plaza, Jalan Embong Malang yang diikuti oleh kurang lebih 130 orang.

“Mereka terdiri dari karyawan barbershop, salon, dan klinik kecantikan yang berada di Tunjungan Plaza yang ada di mal itu. Ini akan terus dilakukan di beberapa tempat lainnya. Jadi, semuanya on progress,” kata Irvan.

Ia menjelaskan, awalnya target untuk mal tersebut berjumlah 125 orang. Namun ternyata, antusias warga dinilai sangat baik hingga akhirnya jumlah pegawai yang ikut melebihi kapasitas, yakni total 130 orang.

"Alhamdulillah tidak ada kendala, semua berjalan lancar. Untuk hasilnya diberikan sekitar 3-6 hari. Mereka dihubungi melalui nomor telepon masing-masing peserta tes,” urainya.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya ini menambahkan, jika nantinya terdapat pegawai yang dinyatakan positif dari hasil swab tersebut, maka khusus untuk warga domisili dan ber-KTP di Surabaya akan dikarantina di Hotel Asrama Haji. “Nanti akan dikoordinasi oleh masing-masing-masing puskesmas. Tetapi untuk warga non Surabaya tempat karantinanya di RS Lapangan,” pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...