Jumat, 23 Oktober 2020 12:03

Imbas Pandemik Covid-19, Pemkab Pasuruan Tak Naikkan Target Investasi

Jumat, 18 September 2020 16:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Imbas Pandemik Covid-19, Pemkab Pasuruan Tak Naikkan Target Investasi
Ilustrasi

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Pasuruan memastikan tidak akan menaikkan target investasi pada tahun 2020. Hal ini seiring dengan adanya pandemik  Covid-19 yang belum bisa diatasi pemerintah. Bahkan kasusnya cenderung meningkat secara global. Hal ini menyebabkan investor belum berani menanamkan modal mereka ke Kebupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Pasuruan, Eddy Supriyanto saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengakui pandemik Covid-19 berdampak langsung pada lesunya sektor perkonomian nasional. Menurutnya, para pemilik modal masih menunggu momentum yang pas untuk menamankan modal mereka.

Mantan Camat Tutur ini mengungkapkan data di DPMPT, per bulan Juni realisasi investasi baru tercapai Rp 6,531 triliun dari total target Rp 9,6 triliun. Investasi tersebut merupakan PMDN (penanaman modal dalam negeri), meliputi 7 perusahaan yang mendirikan usahanya di Kabupaten Pasuruan dengan nilai total investasi Rp 3,429 triliun. Serta 1 PMA (penanaman modal asing) dengan nilai investasi Rp 3,102 triliun.

"Untuk 7 perusahaan baru mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.239 orang, sedangkan PMA sebanyak 39 tenaga kerja," jelasnya.

Meski realisasi target investasi pada tahun 2020 baru tercapai 68 persen, namun Eddy opitimis pada akhir tahun nanti target yang dicanangkan akan terpenuhi. Sebab, untuk triwulan ke III dan triwulan IV, jumlah investasi baik PMDN, PMA, maupun PMDN Mikro masih belum masuk.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Andri Wahyudi, meminta Pemkab Pasuruan untuk terus berinovasi demi menggeliatkan investasi berbasis masyarakat. Ia mencontohkan tempat wisata alam di beberapa kecamatan yang mulai ramai dikunjungi wisatawan, baik dari Pasuruan maupun luar Pasuruan.

"Wisata alam itu bisa diperbanyak, karena saat ini lagi bomming di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Karena wisata ini dianggap lebih aman, murah, alami, dan yang paling penting lagi lebih minim risiko penularan Corona. Potensi seperti itu yang memang perlu dukungan pemerintah, karena imbasnya perekonomian masyarakat bisa terangkat. Pemkab harus berperan aktif melakukan promosi ke luar Pasuruan," jelasnya. (bib/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...