Sabtu, 31 Oktober 2020 00:34

​Kartu Tani Belum Siap, Petani Dapat Ajukan Pupuk Subsidi Secara Manual

Kamis, 17 September 2020 20:49 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Kartu Tani Belum Siap, Petani Dapat Ajukan Pupuk Subsidi Secara Manual
Pembinaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020. (foto: ist).

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Banyaknya masyarakat yang mengeluh dengan diberlakukannya Kartu Tani memaksa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera bertindak.

Melalui Dinas Pertanian, bersama Dandim 0813, OPD terkait, dan perwakilan distributor hingga pemilik kios membahas dan menyusun strategi terkait sistem penyaluran pupuk bersubsidi, di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian Bojonegoro, Kamis (17/9/2020).

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat ini membolehkan para petani melakukan pembelian pupuk secara manual, sambil menunggu kesiapan Kartu Tani.

"Penyebab kelangkaan pupuk salah satu faktornya juga karena masa tanam yang bersamaan di hampir seluruh wilayah," ujar Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Helmy Elisabeth dalam sambutannya.

Helmy menambahkan, jika Kartu Tani belum selesai sampai waktu yang ditargetkan, maka petani bisa membeli pupuk secara manual dengan syarat yang berlaku. Persyaratan yang harus dilalui yaitu petani harus mempunyai rekom dari Dinas Pertanian lewat KUPT di BPP kecamatan agar dapat diproses dengan cepat.

Selanjutnya, ketua kelompok tani dapat meminta pengajuan sesuai dengan kebutuhan anggotanya ke PPL setempat lalu diteruskan ke kios distribusi terkait.

"Dari 193.614 orang yang mendaftar, baru 148.281 kartu yang tercetak dan kartu yang teraktivasi sudah 31.554 namun belum ada yang terinjek. Semoga BNI segera memproses Kartu Tani agar segera dipakai oleh petani untuk membeli pupuk bersubsidi," lanjut Helmy.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah meminta agar setiap sektor untuk fokus kepada tugas masing-masing. Dirinya mengingatkan, kondisi transisi seperti ini merupakan hal yang harus diwaspadai dan jika terdapat keraguan atau info yang belum jelas dianjurkan untuk segera datang ke Dinas Pertanian maupun ke PPL setempat.

"Kepada distributor fokus pada tugasnya, kemudian para agen juga harus fokus kepada kelompok tani, jika sudah diaktivasi lalu segera digunakan untuk mendukung roda pemerintah untuk mengontrol pedagang subsidi yang tepat guna dan tepat sasaran," tutur bupati. (gun/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...