Rabu, 16 Juni 2021 05:00

Tanya-Jawab Islam: ​Penghina Nabi, Diterimakah Tobatnya?

Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Tanya-Jawab Islam: ​Penghina Nabi, Diterimakah Tobatnya?
Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<


Pertanyaan:

Assalamualaikum Kiai. Saya mau bertanya, apakah taubat menghina nabi diterima? Apakah setelah taubat harus melaporkan ke jalur hukum? Dan apakah nabi/rasul akan menuntut di hari kiamat? Jika menuntut apakah tuntutanya bisa membuat kekal di neraka? Bagaimana cara menghapus dosanya? Terima kasih. (Moreno, Jl. Wolter Monginsidi dari Lampung Kota)

BACA JUGA : 

Tanya-Jawab Islam: Enam Tahun Pisah Ranjang, Tapi Masih Satu Rumah, Mohon Pencerahan

Tanya-Jawab: Uang Hasil Makelaran, Halalkah Komisinya?

Tanya-Jawab: Suami Miliki Jimat Kumis Harimau, Jadi Kuat Segalanya

Tanya-Jawab: Ingin Menikahi Tante dari Ibu, Bolehkah?

Jawaban:

Wa alaikum salam. Sebesar apapun dosa yang dilakukan, pelakunya pasti bisa bertobat. Dosa terbesar itu adalah kafir atau syirik.

Allah berfirman: "Sungguh Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Ia menngampuni dosa yang selain syirik." (Qs.an Nisa'; 48).

Walaupun demikian, menurut ulama; dosa syirik pun bisa diampuni, dengan cara masuk Islam dan meninggalkan syirik total.

Jadi, dosa dan hukuman bagi penghinaan nabi Muhammad SAW itu muncul pasca beliau wafat. Ini, karena didorong kecintaan pada nabi Muhammad SAW. Ketika masih hidup, beliau tidak pernah menghukum para penghinanya, dalam arti hukuman fisik.

Saat itu penghina nabi menggunakan syiir (puisi) sebagai sarana untuk menghina. Nabi pun membalas hinaan tersebut dengan puisi. Dan yang bertugas memuji Nabi sekaligus membalas hinaan adalah Hassan bin Tsabit dan kadang Ubaidah bin al-Jarrah.

Berdasar data di atas, maka menurut saya seseorang yang menghina Nabi kemudian ia bertobat dengan cara menghentikan hinaan dan mengganti dengan pujian shalawat, inilah cara tobat yang diterima. Jika ia istiqamah bershalawat, maka insya Allah akan memberi pertolongan (syafaat) yang diperlukan pada hari kiamat. Wallahu a'lam.

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...