Sabtu, 05 Desember 2020 12:44

Pilkada 2020, ​PKS Lengkapi Rekomendasi 19 Cakada di Jatim

Rabu, 09 September 2020 15:30 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
Pilkada 2020, ​PKS Lengkapi Rekomendasi 19 Cakada di Jatim
Pengurus DPD PKS Trenggalek menyerahkan rekomendasi dan form B1KWK kepada pasangan Alfan Rianto-Zaenal Fanani sebagai Cabup-Cawabup Trenggalek. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Partai Keadilan Sejahtera melengkapi penyerahan rekomendasi kepada pasangan calon peserta Pilkada 2020 di tiga daerah di Jawa Timur.

Pada Pilbup Trenggalek, rekomendasi dan form B1KWK diserahkan kepada pasangan Alfan Rianto-Zaenal Fanani pada Jumat, 4 September 2020 pagi berlokasi di Kantor DPD PKS. Usai penyerahan, pada hari itu juga PKS Trenggalek turut mendaftarkan pasangan calon di KPU sebagai partai pengusung.

Sedangkan pada pilkada Kabupaten Blitar, terjadi perubahan rekomendasi PKS yang telah sempat diserahkan pada pasangan Abdul Munib-Niko Bagus pada Rakornas 29 Agustus 2020 lalu. Karena pasangan ini tidak jadi mendapatkan rekomendasi PKB, maka rekomendasi PKS beralih kepada pasangan calon Rini Syarifah-HR Santoso yang mendapat rekomendasi PKB.

Rekomendasi dan form B.1-KWK diserahkan DPD PKS Kabupaten Blitar kepada pasangan Rini Syarifah-HR Santoso (Mak Rini-Madhe Santoso) pada hari Jumat, 4 September 2020 di Kantor DPD PKS Kabupaten Blitar. Setelah itu dilakukan pendaftaran ke KPU dengan PKS sebagai salah satu partai pengusung.

Selanjutnya pada hari Minggu, 6 September 2020 DPD PKS Kabupaten Malang menyerahkan rekomendasi dukungan kepada pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (Ladub) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang. Usai penyerahan, Calon Wakil Bupati Didik Budi Muljono didaulat memberikan arahan kepada para peserta training orientasi partai (TOP) yang dilakukan sebagai langkah nyata pemenangan pasangan Ladub.

Ketua Umum DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan menyampaikan bahwa ketiga rekomendasi terakhir ini menggenapi 16 daerah lain yang sudah diserahkan SK-nya pada saat Rakornas PKS 29 Agustus 2020 lalu.

"Alhamdulillah, PKS berpartisipasi penuh dalam gelaran 19 Pilkada 2020 di Jawa Timur. Kami berikhtiar menghasilkan pemimpin daerah yang sesuai dengan kehendak rakyat, yakni dapat memberikan kemajuan bagi daerah dan kesejahteraan bagi warganya," ujar Irwan, Rabu (9/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Irwan juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kader PKS yang telah berupaya maksimal dalam menjalankan amanah partai untuk running menjadi bakal calon kepala daerah.

"Kami sampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pak Muhadi yang telah ikhtiar maksimal di Kabupaten Trenggalek, Bu Reni Astuti di Kota Surabaya, dan Pak Suci Mardiko di Kota Pasuruan. Capaian yang dihasilkan telah sangat luar biasa," ujarnya.

Irwan melanjutkan, PKS akan all-out untuk turut memenangkan paslon yang diusung dan didukung dalam pilkada. PKS membentuk tim pemenangan hingga tingkat ranting di seluruh daerah yang akan pilkada.

"Satu hal yang juga kami tekankan adalah pelaksanaan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. Agar pilkada kali ini memberikan kemaslahatan dan keselamatan. Jangan sampai ada klaster baru gara-gara aktivitas pilkada. Kita sangat menghindari itu," pungkasnya. (mdr/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...