Bupati Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Raja'e serta Sekdakab Ir. Totok Hartono juga forkopimda melepas secara langsung pendistribusian bantuan air bersih di depan Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan. (foto: ist).

Sementara itu, Kalaksa BPBD Pamekasan, Achmalul Firdaus mengatakan bahwa dalam pendistribusian bantuan air bersih pihaknya menyediakan 11 armada.
"Pendistribusian air ini akan berlangsung selama 3 bulan, namun tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang jika masih mengalami kekeringan," ujar Kepala BPBD Kabupaten Pamekasan.
Menurutnya, proses pendataan ini diawali oleh inventaris desa terdampak kekeringan melalui masing-masing kecamatan dan diketahui ada 77 desa, 311 dusun.
"Kalau memang ini tidak mencukupi atau ada beberapa pihak lembaga ormas dan segala macamnya ingin mengajukan tambahan seperti itu, silakan diajukan melalui kepala desa setempat," ucapnya.
Achmalul Firdaus berharap agar warga memanfaatkan bantuan air ini semaksimal mungkin untuk kepentingan kebutuhan dasar. "Artinya bantuan air ini digunakan untuk kebutuhan seperti minum, masak, mandi dan cuci, bukan untuk kepentingan yang lain," tegasnya.
"Selain itu, kita juga memberikan bantuan 10 ribu masker yang akan kita bagikan untuk penerima bantuan air bersih tersebut," pungkasnya. (adv/yen)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




