Rabu, 28 Oktober 2020 09:46

Mahasiswa KKN Unisma Gandeng FRPB Pamekasan Gelar Mitigasi Kebakaran Lahan di Desa Polagan

Kamis, 03 September 2020 18:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Mahasiswa KKN Unisma Gandeng FRPB Pamekasan Gelar Mitigasi Kebakaran Lahan di Desa Polagan
Sosialisasi antisipasi kebakaran di Desa Polagan yang digelar mahasiswa KKN Unisma bekerja sama dengan FRPB.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kebakaran lahan kembali mengancam seiring masuknya musim kemarau dan kondisi pancaroba. Apalagi belakangan angin kencang sering berhembus. Terhitung dalam bulan Agustus saja, sudah ada 5 kejadian kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Melihat kondisi tersebut, para mahasiswa KKN dari Universitas Islam Malang (Unisma) berinisiatif melakukan mitigasi kebakaran bekerja sama dengan FRPB Pamekasan. Mereka menilai perlu memberi pengetahuan terkait kebakaran dan antisipasinya kepada masyarakat desa.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk simulasi ini dilaksanakan di Balai Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan, dihadiri puluhan aparat desa dan pengurus dusun.

Mulai dari teori terjadinya kebakaran, antisipasi api kecil yang tak terkendali, hingga simulasi pemadaman api dengan APAT atau alat pemadam api tradisional juga dilakukan.

Achmad Ubaeidillah, koordinator KKN Unisma mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengurangi risiko bencana. Baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran, dan peningkatan kemampuan menghadapi bencana kebakaran bagi masyarakat desa.

"Kami sebagai mahasiswa merasa perlu memberikan informasi kepada desa agar lebih paham pencegahan kebakaran dilingkungan," ujar Achmad Ubaeidillah, Kamis (03/09/20).

Sementara Budi Cahyono, Ketua FRPB Pamekasan dalam sosialisasi menyampaikan bahwa dalam bencana, penanganan pertama harus dilakukan oleh masyarakat wilayah itu sendiri. Sebab, ketika terjadi bencana alam atau kebakaran, mereka orang pertama yang ada di TKP, Oleh karenanya, peningkatan kapasitas kebencanaan dan kemampuan menanggulangi masyarakat itu perlu diasah.

Mitigasi ini tentunya akan membawa masyarakat dan desa menjadi tangguh menghadapi bencana. Sehingga, akan ketuk tular pada desa lain di kecamatan itu dalam mitigasi bencana.

"Kegiatan ini juga sebagai mitigasi bencana, sehingga masyarakat akan tahu apa yang akan dilakukan ketika ada bencana. Khususnya, kebakaran di sekitarnya," pungkasnya. (yen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...