Sabtu, 31 Oktober 2020 20:11

Tumbuhkan Toleransi di Kalangan Pelajar, BrangWetan Gelar Workshop Penguatan Toleransi

Selasa, 25 Agustus 2020 23:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Tumbuhkan Toleransi di Kalangan Pelajar, BrangWetan Gelar Workshop Penguatan Toleransi
VIRTUAL: Workshop penguatan toleransi yang digelar secara daring oleh Komunitas BrangWetan, Selasa (25/8). foto: istimewa

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Komunitas Seni Budaya BrangWetan menggelar Workshop Penguatan Toleransi untuk kalangan sekolah SMP dan SMA di lima kecamatan di Sidoarjo selama dua hari, Selasa dan Rabu (25-26/8) siang. Karena masih pandemi Covid-19, workshop digelar dalam jaringan (daring) melalui aplikasi Zoom.

Workshop ini rangkaian program selama satu tahun yang digelar BrangWetan sebagai upaya menumbuhkembangkan sikap toleransi di kalangan pelajar melalui pendekatan seni budaya.

Workshop selama dua hari ini menghadirkan sejumlah narasumber. Yakni Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. A Rubaidi, yang memaparkan hasil penelitian penemuan praktis intoleransi di Indonesia.

Juga Amin Hasan, M.Pd. dan Hernik Farisia, M.Pd.I, keduanya Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, yang menyampaikan materi “Penguatan Toleransi di Sekolah (Penguatan Ekosistem Sekolah-Level Kebijakan, Pembelajaran dan Ekstrakurikuler).”

Serta Henri Nurcahyo, Ketua Komunitas Seni Budaya BrangWetan dengan materi “Pendekatan Seni Budaya sebagai Media Toleransi”.

Manajer Program BrangWetan, Moh Masrullah, menjelaskan, persoalan toleransi masih perlu terus disuarakan untuk mendorong sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat atau lingkup lainnya.

Sikap toleransi dapat menghindari terjadinya diskriminasi, walaupun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat.

"Dalam prakteknya, toleransi dapat berwujud sikap untuk menghargai pendapat mengenai pemikiran orang lain yang berbeda dengan kita, serta saling tolong-menolong antar sesama manusia tanpa memandang suku, ras, agama, dan antar golongan," cetus Masrullah, Selasa (25/8).

Karena itu, kata Masrullah, bersikap toleran sangat diperlukan di semua bidang, termasuk dalam dunia pendidikan. Peran sekolah dan lembaga pendidikan sangat penting dalam menumbuhsuburkan sikap toleran di kalangan guru dan pelajar sehingga dapat menjadi penangkal hal-hal negatif yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Dengan memiliki sikap toleran yang bagus, maka akan juga meningkatkan ketahanan budaya bangsa terhadap berbagai pengaruh negatif dari luar. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan pemahaman yang komprehensif dan merata di semua lini, terutama para pihak yang terlibat dan bertanggungjawab di sekolah, yaitu Kepala Sekolah, Guru, dan Komite Sekolah.

"Pemahaman tentang toleransi di pendidikan jenjang SMP atau SMA perlu dipahami secara bersama dan merata. Masukan dan saran guna mewujudkan pendidikan yang saling menghargai dengan pendekatan budaya dan seni menjadi alternatif untuk menciptakan murid yang mempunyai nilai toleransi yang tinggi," paparnya.

Lanjut Masrullah, workshop Penguatan Toleransi ini diharapkan meningkatkan kesadaran dan dukungan sekolah untuk program penguatan toleransi di institusi pendidikan.

Workshop juga sebagai bahan masukan untuk panduan mengajar masing-masing guru tiga mata pelajaran (WaKa Kesiswaan, PPKN, dan Seni Budaya) dan jurnal mengajar guru mulai adanya penguatan toleransi sampai akhir program.

Selain itu, workshop untuk merumuskan kebutuhan peningkatan materi Toleransi di Sekolah (jenjang SMP dan SMA) serta merumuskan bersama konten yang akan menjadi materi dalam kegiatan Cinta Budaya, Cinta Tanah Air di Sekolah. (sta/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 31 Oktober 2020 19:03 WIB
BATU, BANGSAONLINE.com - Libur cuti bersama menyambung akhir pekan (Long Weekend) Oktober 2020 ini dimanfaatkan masyarakat mengunjungi beberapa tempat wisata. Salah satunya di Kota Wisata Batu.Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun memantau la...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...