Prosesi pelantikan pengurus HIPMI Perguruan Tinggi se-Sidoarjo. Foto: Ist
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sidoarjo melantik pengurus Hipmi Perguruan Tinggi (PT) Kabupaten Sidoarjo yang dinahkodai Aldinda Rizaldyaji, Jumat (7/3/2025).
Pelantikan ini menandai langkah awal dalam membangun ekologi ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. Agenda tersebut dihadiri berbagai kalangan yang bersama-sama menyaksikan momentum penting bagi dunia kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Ketua Umum BPC Hipmi Sidoarjo, Muh. Zakaria Dimas Pratama, menyatakan bahwa setelah dilantiknya Hipmi PT Sidoarjo diharapkan dapat menyebarkan virus-virus wirausaha, dan bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menanamkan benih-benih kewirausahaan di lingkungan kampus. Menurut dia, Sidoarjo memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh Bappeda Sidoarjo pada tahun lalu, ekonomi kreatif diestimasikan memiliki kontribusi terhadap PDRB Atas Dasar Harga Berlaku tahun 2023 sebesar 10,13 persen atau setara dengan 27,71 triliun rupiah.
Berdasarkan distribusinya, kontribusi terbesar berasal dari subsektor kuliner (62,79%), diikuti oleh fashion (22,63%) dan kriya (8,17%), dan melihat angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo adalah tertinggi nomor 2 di Jawa Timur setelah Batu dengan angka 6,16%.
Artinya, potensi dalam turut serta mengelola sumber daya ekonomi yang ada cukup besar ditangkap dan dimanfaatkan oleh para Pengusaha Muda di Sidoarjo. Tapi di sisi lain Angka TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) di Sidoarjo menjadi yang tertinggi se Jawa Timur 6,49% jauh dari angka.
"TPT Jawa Timur yang di angka 4,19% artinya ada tansformasi yang terjadi bahwa kita saat ini menghadapi fenomena disrupsi teknologi, kurang siapnya sumber daya manusia kita menghadapi dunia industri yang berkembang lebih cepat dibandingkan dunia pendidikannya," urai Dimas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




