Selasa, 26 Januari 2021 18:48

Artis Tembak Kepala saat Video Call Pacar, karena Divonis Tak Bisa Punya Anak Usai Diperkosa

Minggu, 23 Agustus 2020 12:57 WIB
Editor: Choirul
Artis Tembak Kepala saat Video Call Pacar, karena Divonis Tak Bisa Punya Anak Usai Diperkosa
Daisy Coleman masa sekarang dan masa lalu. Rasanya, lebih manis di masa lalu. foto: Daisy Coleman/ Instagram

BANGSAONLINE.com – Putri dari selebriti Melinda Coleman, yang bernama Daisy Coleman (23) memilih bunuh diri, dengan cara menembak kepala sendiri. Ini setelah dokter memvonisnya tidak bisa punya anak karena pernah diperkosa saat SMP.

Tragisnya, bunuh diri menembak kepala sendiri itu dilakukan, saat dia sedang video call dengan pacarnya.

Melinda Coleman mengatakan beberapa minggu sebelum putrinya bunuh diri, dia telah diberitahu dokter, bahwa putrinya tidak akan pernah bisa memiliki bayi. "Dia baru tahu beberapa minggu sebelumnya bahwa dia tidak bisa punya anak. Dia sangat kesal karenanya."

Daisy membintangi film dokumenter Netflix 2016, Audrie & Daisy. Film ini bercerita tentang sejumlah cobaan pemerkosaan di sekolah menengah.

Melinda mengatakan kepada Sun, bahwa dia "sangat dekat" dengan putrinya dan menggambarkan Daisy sebagai "sahabatnya".

Melinda mengatakan, dokter memberikan penjelasan bahwa perkosaan yang menimpa Daisy ketika berusia 14 tahun bisa menjadi alasan mengapa dia tidak bisa memiliki anak. Dia mengatakan itu membuktikan betapa brutal serangan seks terhadap putrinya.

Melinda menceritakan, pemerkosa putrinya adalah Barnett. Dia mencekoki Daisy alkohol, hingga putrinya mabuk berat. Lalu, diperkosa. Anak laki-laki lain merekam hubungan seksual antara Daisy dan Barnett.

Melinda mengatakan selain Daisy tidak bisa hamil, sejumlah faktor lain mungkin telah menyebabkan dia bunuh diri, termasuk kesedihan untuk ayah dan saudara laki-lakinya, yang tewas dalam kecelakaan mobil.

Dia mengatakan sebelum putrinya meninggal, Daisy fokus merilis musik, membuat tato di tubuhnya, dan syuting untuk film dokumenter lanjutannya, Saving Daisy.

Seminggu sebelum Daisy bunuh diri, Melinda mengatakan, Daisy tidak dapat menemui psikiaternya karena datang terlambat untuk janji temu, dan dia meneleponnya sambil menangis mengatakan, "dia benar-benar perlu bertemu dengannya".

Daisy meninggalkan pesan yang mengatakan bahwa dia ingin ibu dan kakak laki-lakinya Charlie terus "mengerjakan misinya" untuk membantu korban pemerkosaan.

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...