Senin, 21 Juni 2021 02:42

Buat Surat Panggilan Palsu, Oknum Pendamping LMDH Terciduk OTT Kejaksaan Negeri Ponorogo

Selasa, 04 Agustus 2020 20:50 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Novian Catur
Buat Surat Panggilan Palsu, Oknum Pendamping LMDH Terciduk OTT Kejaksaan Negeri Ponorogo
Tersangka LA usai dilakukan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Ponorogo. (foto: ist).

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Pendamping LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) berinisial LA, Warga Jalan Mawar Kelurahan Nologaten terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo, Selasa (4/8/2020).

OTT ini dilakukan terkait pengondisian penyelesaian kasus korupsi benih jagung tahun 2019 kepada Ketua LMDH Wonoharjo Desa Suren, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Tersangka LA, mengaku bisa menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh Sujono selaku Ketua LMDH Wonoharjo Desa Suren, Kecamatan Mlarak.

Kajari Ponorogo, Khunaini Al Humami menjelaskan, tersangka LA ini membuat surat palsu berupa surat panggilan seakan-akan dari Kasi Pidsus kepada Ketua LMDH. Surat panggilan itu perihal penyelesaian perkara. Sedangkan Kejaksaan Negeri Ponorogo sendiri selama ini tidak pernah menangani perkara apa yang dikatakan oleh tersangka LA.

BACA JUGA : 

Pembagian 13 Kios Pasar Legi Tak Jelas, Sejumlah Pedagang Datangi Kejari Ponorogo

​Kasus BKSM Lanjut Terus, Kejari Ponorogo Panggil Supplier

Kasus BKSM Terus Bergulir, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala Koperasi KPRI

Kasus ​BKSM Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala SMP

"Selain membuat surat panggilan, tersangka LA juga membuat stempel dan tanda tangan palsu Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ponorogo. Hal tersebut dimanfaatkan tersangka untuk menakut-nakuti dan masalah bisa terselesaikan dengan membayar biaya Rp 24 juta," terangnya.

"OTT tersebut, dilakukan di sebuah warkop sor sawo karena dijadikan tempat pertemuan penyerahan sejumlah uang Rp 6 juta antara LA dan Gufron selaku Pengurus Cabang PBNU Ponorogo yang disuruh oleh Sujono," ujarnya.

Ia menerangkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka, yakni berupa kuitansi berstempelkan Kejaksaan Negeri Ponorogo dengan tanda tangan Kasi Pidsus, serta uang 6 juta rupiah dan surat panggilan palsu.

"Tersangka LA setelah dilakukan pemeriksaan, penyitaan, dan penggeledahan kita tetapkan tersangka," tukasnya. (nov/zar)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...