Sabtu, 19 September 2020 19:26

Pilbup Kediri 2020 Dipastikan Calon Tunggal, PPP Siap Jadi Penonton

Selasa, 04 Agustus 2020 13:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Pilbup Kediri 2020 Dipastikan Calon Tunggal, PPP Siap Jadi Penonton
Taufik Chavufudin, Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Di atas kertas, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kediri 2020, Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Mariya Ulfa, sudah tidak ada lawan tanding lagi. Itu artinya, Dhito-Dewi akan melawan bumbung kosong di Pilbup Kediri 2020. Sebab, 6 partai politik yang mengusungnya apabila ditotal menguasai sebanyak 44 kursi di DPRD Kabupaten Kediri. 

Adapun partai politik yang sudah menyatakan mengusung Dhito-Dewi adalah PDIP dengan 15 kursi, PKB 9 kursi, PAN 5 kursi, Nasdem 4 kursi, Golkar 6 kursi, dan Gerindra 5 kursi.

Sedangkan yang belum menyatakan sikap adalah Partai Demokrat 3 kursi, PPP 2 kursi, dan PKS 1 kursi. Jika ditotal, ketiga partai itu hanya memiliki 6 kursi saja. Sedang untuk bisa mengusung pasangan calon, parpol atau gabungan parpol minimal harus memiliki 10 kursi.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri Taufik Chavufudin kepada wartawan mengatakan, sampai saat ini rekom dari DPP belum turun. Ia mengakui rekom dari PPP tidak akan berpengaruh apa-apa. Sebab, PPP bersama Demokrat dan PKS jelas tidak bisa mengusung calon alternatif, karena bila digabung hanya memiliki 6 kursi saja.

"Sebenarnya kami di jajaran PPP dari awal menyuarakan ke DPP agar sedapat mungkin bisa memunculkan calon alternatif. Tidak terus kemudian masyarakat disuguhi calon tunggal. Tapi tampaknya aksi borong rekom tidak bisa dibendung, karena kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa dengan hanya bermodal dua kursi, Demokrat tiga, dan PKS satu," kata Taufik di kantor DPRD Kabupaten Kediri, Selasa (4/8).

Menurut Taufik, PPP bisa jadi hanya akan menjadi penonton, atau ikut gabung ke koalisi Dhito-Dewi. "Seperti apa, kan kita tidak tahu. Berharap tidak calon tunggal, kalau boleh ngomong kan begitu, cuma kan sudah ndak mungkin lagi," terang Taufik.

Taufik menegaskan, dari awal PPP tidak menghendaki adanya calon tunggal lawan bumbung kosong. "Ini kan gak sehat untuk demokrasi. Kalau misalnya boleh memilih, ya mending abstain sebenarnya. Tetapi kami juga harus patuh dengan keputusan DPP. Mudah-mudahan (rekom) tidak turun, karena sudah tidak ada artinya lagi," tutup Taufik. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 06 September 2020 19:43 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Bahak di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo mulai diminati para wisatawan. Bahkan di hari libur, pengunjung pantai Bahak mencapai ratusan orang.Menariknya, di tengah pandemi Covid-19, pantai Ba...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...