Jumat, 23 Oktober 2020 10:03

​Pedagang Geruduk Kantor Dewan Minta Pasar Peterongan Jombang Dibuka

Kamis, 30 Juli 2020 14:34 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
​Pedagang Geruduk Kantor Dewan Minta Pasar Peterongan Jombang Dibuka
Para pedagang saat berada di Gedung DPRD Jombang. (foto: ist).

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Belasan pedagang dari Pasar Peterongan, Kabupaten Jombang geruduk Kantor DPRD Jombang untuk mengadukan agar tempat mereka mengais rezeki dibuka kembali.

Datang dengan membawa poster bertuliskan “Kenapa Hanya Pasar Peterongan Yang Harus Ditumbalkan”, “Cukup Saya Saja Yang Dijadikan Tumbal Karantina Dua Bulan”. Mereka menginginkan Pasar Peterongan dibuka normal kembali seperti sebelum adanya Covid-19.

Salah satu pedagang Pasar Peterongan, Abdul Haris (52), Warga Desa Ploso Kerep mengungkapkan bahwa semenjak diberlakukannya sistem ganjil genap dan pembatasan jam buka pasar, dirinya beserta pedagang lainnya mengaku omzet penjualan menurun drastis.

"Hampir dua bulan pasar ini diberlakukan sistem ganjil genap yang mengakibatkan banyak pedagang merugi, bahkan dagangannya banyak yang tidak laku. Ada yang sampai pindah jualan di luar pasar di pinggiran jalan. Ada juga yang gulung tikar tidak berjualan lagi," tuturnya saat diwawancarai wartawan, Kamis (30/07/2020).

Masih menurut Haris, omzet penjualan dagangannya menurun hingga 50 persen lebih. Lantaran para konsumen merasa takut ketika hendak belanja ke Pasar Peterongan. Selain itu, pembeli mengira apa yang akan dicari sudah tidak tersedia karena banyaknya pedagang yang dikarantina.

"Dengan situasi kayak gini, pasar dibuka satu pintu, kerugian saya satu bulan mencapai 50 juta rupiah. Pembeli juga merasa ketakutan datang ke Pasar Peterongan karena dianggap tempat virus corona," tegas Haris yang merupakan pedagang pakaian.

Kedatangan mereka disambut oleh Ketua Komisi B DPRD Jombang, Sunardi serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jombang, Bambang Widjojanto.

Bambang Widjojanto menyatakan bahwa akan membuka Pasar Peterongan namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Nanti pada 1 Agustus 2020 akan kita buka, akan tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan baik para pedagang maupun pembelinya," ucap Bambang.

Saat disinggung terkait pembatasan waktu buka tutup pasar serta sistem ganjil genap, Bambang mengatakan akan melakukan evaluasi ke depannya dan melakukan secara bertahap.

"Untuk masalah satu pintu akan kita lakukan secara bertahap, jadi tidak langsung kita buka. Sedangkan masalah sistem ganjil genap akan kita tiadakan. Kalau pembatasan waktu kita evaluasi ke depannya nanti gimana," terangnya.

Sementara Anggota Komisi B DPRD Jombang, Rahmat Abidin mengungkapkan dukungannya agar perekonomian tetap berjalan walaupun dengan kondisi Covid-19. Hanya saja kita tetap patuhi protokol kesehatan.

"Sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa ekonomi harus tetap jalan meski dengan situasi pandemi. Jadi kami mendukung agar aktivitas ekonomi di Jombang ini tetap berjalan, baik itu di pasar maupun di tempat lainnya. Yang terpenting tetap patuhi protokol kesehatan," pungkasnya. (aan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...