Sabtu, 19 September 2020 16:32

Komisi III DPRD Pasuruan Minta Perusahaan yang Buang Limbah ke Sungai Dicabut Izinnya

Senin, 27 Juli 2020 21:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Komisi III DPRD Pasuruan Minta Perusahaan yang Buang Limbah ke Sungai Dicabut Izinnya
Rapat Komisi III DPRD Pasuruan bersama DLH pemerhati lingkungan, serta masyarakat, membahas limbah yang dibuang di sungai.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Pasuruan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan teguran keras berupa pencabutan izin kepada perusahaan yang masih membuang limbahnya ke sungai.

Langkah ini diambil lantaran masih ditemukan banyak aduan dari masyarakat ke gedung dewan, soal bau limbah dari perusahaan yang terbukti membuang limbahnya ke sungai. Apalagi, limbah yang dibuang tersebut tidak sesuai dengan baku mutu. Imbasnya tak hanya menimbulkan bau busuk, tapi beberapa sumur milik warga sekitar juga ikut tercemar dari perusahaan nakal tersebut.

"Dari hasil rapat dengan pihak DLH, perwakilan masyarakat, kami Komisi III DPRD sepakat merekomendasikan kepada DLH untuk mencabut izin membuang limbah ke sungai Beujeng," tegas Syaifulloh Damanhuri, anggota Komisi III.

Politikus PPP ini mengatakan, pencabutan izin ini bukan kerana pihaknya menolak investasi di Kabupaten Pasuruan. "Tapi kita ingin masyarakat sekitar perusahaan tidak terganggu kesehatannya. Perusahaan bisa menggunakan jasa lain dalam pengelolaan limbah dengan bekerja sama dengan PIER Rembang," tuturnya.

Terpisah, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heruferianto saat dikonfirmasi  terkait permintaan dewan mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan limbah dari 5 perusahaan di wilayah Beji.

"Permasalahannya adalah untuk pengambilan sampel limbah ditangani oleh pihak swasta, yakni ITS. Sehingga kita belum mengetahui apakah limbah yang dibuang ke sungai Beujeng sudah sesuai baku mutu," katanya.

Ia berjanji secepatnya akan melakukan eveluasi dengan memanggil pihak perusahaan. "Kita sepakat dengan rekomendasi dari DPRD. Pada intinya melarang keras perusahaan yang limbahnya tidak sesuai baku mutu dibuang ke sungai," jelas Heru.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi III mengelar rapat kordinasi bersama DLH, pemerhati lingkungan, serta perwakilan warga Beujeng terkait adanya 5 perusahaan yang membuang limbah ke sungai. Rapat tersebut menghasilkan keputusan, bahwa perusahaan dibolehkan membuang limbah ke sungai limbah dengan syarat sesuai dengan baku mutu. (bib/par/rev)   

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 06 September 2020 19:43 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Bahak di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo mulai diminati para wisatawan. Bahkan di hari libur, pengunjung pantai Bahak mencapai ratusan orang.Menariknya, di tengah pandemi Covid-19, pantai Ba...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...