Senin, 12 April 2021 19:40

Keren, ​Baju Tunik Buatan Desainer Asal Sidoarjo Ini Berkonsep APD

Jumat, 17 Juli 2020 15:07 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Keren, ​Baju Tunik Buatan Desainer Asal Sidoarjo Ini Berkonsep APD
Baju tunik ala APD karya Hariyani Wisnu. (foto: ist).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ide bisa datang dari mana saja, termasuk di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Terinspirasi dari baju APD (Alat Pelindung Diri) yang biasa digunakan oleh tenaga kesehatan, desainer Hariyani Wisnu (41), menelorkan karya baju tunik era normal baru.

Busana era normal baru karyanya terbuat dari batik tulis dipadu dengan kain tenun. Hariyani juga membuat masker dan sarung tangan yang senada dengan setelan busana. "Masker dan sarung tangan kita buat satu paket agar utuh melindungi diri kita sekaligus mengikuti aturan protokol kesehatan," terang Hariyani, Jumat (17/7/2020).

Pemilik rumah mode Yan Khurin yang beralamat di Gang Rahayu RT 5 RW II Desa Gelam, Kecamatan Candi ini juga menghilangkan kancing pada busana karyanya dan menggantinya dengan ritsleting. "Biar seperti baju APD, gampang memakai dan melepasnya. Tidak ribet," beber Hariyani.

Proses pembuatan satu busana era normal baru karya Hariyani membutuhkan waktu sekitar satu bulan. "Prosesnya cukup lama karena kain batik tulis yang kita gunakan, kita buat sendiri mulai dari kain putih," kata Hariyani.

BACA JUGA : 

Masalah Surat-surat dan Sertifikat Klir, PT Sabrina Laksana Abadi Minta Customer Tak Khawatir

Dukung Digital Fashion Show, JNE Beri Ongkir Gratis

PPBI Surabaya Gelar Bursa Bonsai, dari Harga Rp 3 Juta Sampai Rp 60 Juta

Hal Berikut yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Jam Dinding

Proses pembuatan satu busana era normal baru karya Hariyani membutuhkan waktu sekitar satu bulan. "Prosesnya cukup lama karena kain batik tulis yang kita gunakan, kita buat sendiri mulai dari kain putih," kata Hariyani.

Dalam satu bulan, Hariyani mampu menghasilkan sekitar 15 busana era normal baru yang dijualnya dengan rentang harga mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2,5 juta.

Kerennya, untuk menghasilkan karya-karyanya, Hariyani dibantu belasan pekerja yang merupakan warga sekitar.

Selain membuat busana tunik era normal baru, wanita yang memulai usahanya sejak tahun 2007 lalu ini juga membuat tas dan masker lukis yang dijualnya Rp200 ribu per paket. Untuk promosi, Hariyani memanfaatkan media sosial Instagram dengan akun 'yankhurin' dan beberapa grup WA. (cat/zar)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Senin, 12 April 2021 09:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Eat Just –perusahaan San Francisco - di Singapura memproduksi “ayam buatan”. Dibuat dari biji sel ayam beneran. Hanya dalam 14 hari sudah jadi “daging ayam”. Siap santap. Padahal untuk memelihara ayam seca...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...