Sabtu, 26 September 2020 10:33

Hindari Salah Paham, PWNU Minta Kiai Meninggal karena Covid-19 Boleh Disalati

Kamis, 16 Juli 2020 22:50 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Hindari Salah Paham, PWNU Minta Kiai Meninggal karena Covid-19 Boleh Disalati
Menko PMK, Prof Muhadjir Effendy dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyambangi Kiai Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar meminta agar kiai yang meninggal dunia karena Covid-19 boleh disalati oleh para santri. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman antara santri dengan petugas Gugus Tugas di lapangan.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Kiai Marzuki kepada Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo saat bersilaturahmi ke Kantor PWNU Jatim. Doni sowan ke PWNU Jatim bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

"Santri itu ingin menunjukkan penghormatan terakhir kepada kiai yang meninggal dunia dengan mensalati jenazahnya. Tentunya dengan protokol kesehatan yang super ketat. Tadi sudah saya sampaikan langsung ke Pak Doni," terang pengasung Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang itu, Kamis (16/7/2020) petang.

Kiai Marzuki menyampaikan harapan, mobil jenazah juga bisa berhenti sejenak di depan rumah duka agar keluarga bisa melepas dan memberi penghormatan terakhir kepada orang yang mereka hormati. Sedangkan selama ini mobil jenazah dari rumah sakit langsung ke tempat pemakaman.

"Saya kira keluarga perlu diberi kesempatan untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah. Ini soal kemanusiaan," imbuh Kiai Marzuki.

Kiai Marzuki juga menyampaikan kepada Ketua Gugus Tugas agar Modin dilibatkan dalam memandikan dan mensalatkan jenazah Covid-19. Hal ini agar keluarga yang ditinggalkan yakin kalau jenazah sudah diperlakukan sesuai tuntunan agama.

"Alhamdulillah, beliau (Doni Manardo) setuju. Sekarang tinggal disesuaikan SOP-nya (Standard Operating System)," tutur Kiai yang akrab disapa Abah itu.

Kedatangan Muhadjir Effendy dan Doni Monardo ke PWNU Jatim juga dalam rangka memberikan sumbangan 200 ribu masker kain dan 10 ribu alat pelindung diri atau APD. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...