Rabu, 05 Agustus 2020 21:05

Kabar Baik, Prototipe Vaksin Corona Berfungsi Maksimal, akan Diproduksi Sebanyak 2 Miliar

Kamis, 16 Juli 2020 12:15 WIB
Editor: choirul
Kabar Baik, Prototipe Vaksin Corona Berfungsi Maksimal, akan Diproduksi Sebanyak 2 Miliar
Relawan Jennifer Haller dari Seattle, saat mendapatkan suntikan pertama vaksin corona. foto: metro.co.uk

BANGSAONLINE.com - Vaksin prototipe coronavirus, yang diciptakan pabrikan farmasi Moderna Inc, dengan kode mRNA-1273, bekerja lebih baik. Bahkan, melebihi prediksi para ilmuan.

Adalah Jennifer Haller menjadi sukarelawan pertama yang menerima vaksin coronavirus Moderna pada bulan Maret, menunjukkan hasil lebih maksimal dari yang diharapkan.

Usai disuntikkan, sistem kekebalan Jennifer dan 45 sukarelawan lain diukur. Fase pertama pengujian. Hasilnya, 45 sukarelawan dengan rentang usia 18 - 55 tahun, memproduksi antibodi dalam jumlah yang serupa dengan yang ditemukan pada penderita coronavirus yang sistem kekebalannya telah membersihkan penyakit itu sendiri.

Jennifer Haller dari Seattle adalah orang pertama yang diberikan vaksin di Seattle pada bulan Maret, dengan seorang fotografer Associated Press di sana untuk mengabadikan momen yang berpotensi bersejarah.

Vaksin ini dari bahan genetik Covid-19 - mRNA - untuk merangsang tubuh agar menghasilkan respons imun.

Dr Kizzmekia S Corbett, dari National Institutes of Health, pemerintah AS, yang membantu Moderna mengembangkan vaksin, mengatakan: "Ini melampaui semua harapan."

Moderna, yang markas Massachusetts-nya digambarkan, akan memulai uji coba terakhir pada 30.000 sukarelawan dari 27 Juli mendatang.

Dilaporkan dalam New England Journal of Medicine, mencetuskan harapan bahwa cara sukses mencegah Covid-19. Sukarelawan tampaknya menunjukkan peningkatan kekebalan terhadap coronavirus setelah diberi 100mg dosis mRNA-1273, selama 28 hari terpisah.

Moderna melaporkan bahwa beberapa peserta mengalami gejala ringan, seperti flu, tetapi menunjukkan bahwa hal itu masih reaksi yang aman.

Perusahaan farmasi sekarang akan memulai tahap pengujian terakhir pada sekitar 30.000 sukarelawan dari 27 Juli untuk memastikan vaksin itu aman dan efektif. Separuh dari kelompok itu akan diberi plasebo, dan separuhnya lagi diberi dosis mRNA-1273. Fase pengujian akhir akan ditutup pada bulan Oktober.

Moderna telah mengindikasikan dapat memproduksi sekitar dua miliar dosis vaksin per tahun jika berhasil. Vaksinnya adalah satu dari belasan yang saat ini sedang dikembangkan di seluruh dunia, dengan harapan bahwa beberapa di antaranya akan terbukti berhasil dan selanjutnya meningkatkan ketersediaan.

Dr Angela Rasmussen, seorang ahli virus di Universitas Columbia di New York, mengingatkan, masih belum ada data berapa lama kekebalan yang diberikan oleh suntikan akan bertahan. "Hanya karena Anda memiliki antibodi tidak berarti Anda benar-benar kebal," katanya kepada The New York Times.

Dr Rasmussen juga berspekulasi bahwa vaksin dapat mengurangi efek dari infeksi Covid-19, daripada melindungi sepenuhnya.

Berita vaksin datang ketika Amerika Serikat memerangi lonjakan kasus koronavirus di banyak negara. Hampir 3,5 juta orang Amerika telah terinfeksi Covid-19, dengan hampir 140.000 tewas sejak wabah dimulai.

Sumber: metro.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...