Jumat, 25 September 2020 09:35

Sidak Dua Tambang Ilegal, Komisi II DPRD Tuban Hentikan Aktivitas Galian C

Rabu, 15 Juli 2020 20:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sidak Dua Tambang Ilegal, Komisi II DPRD Tuban Hentikan Aktivitas Galian C
Komisi II saat melakukan sidak ke lokasi tambang ilegal di Dukuh Dempes Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komisi II DPRD Kabupaten Tuban melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi tambang ilegal di Dukuh Dempes Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Rabu, (15/7).

Setidaknya ada dua lokasi yang menjadi sasaran sidak tim gabungan, terkait adanya aduan masyarakat atas keberadaan tambang ilegal yang dinilai meresahkan.

Di lokasi pertama, rombongan Komisi II ditemui penanggung jawab tambang, Joko. Ia mengatakan jika tempat usahanya itu baru beroperasi sekitar dua pekan terakhir. Ia berdalih penambangan itu dilakukan semata karena permintaan pemilik tanah yang ingin meratakan lahan untuk pembangunan kandang.

"Ini adalah tanah pribadi milik pak H Sumiadi, luasnya kurang lebih 20 hektare yang akan diratakan karena akan di bangun kandang oleh pemiliknya," jelas Joko di hadapan petugas.

Tak jauh dari tempat pertama, di lokasi kedua petugas menemukan aktivitas tambang yang sudah berjalan sekitar 6 bulan. Selama itu pula pengelola Galian C mampu menjual pasir sekitar 100 rit setiap harinya.

"Setiap 1 rit kita jual seharga Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu," aku Bekti, pemilik tambang.

Mirisnya, kedua pelaku tambang galian C itu sama sekali tidak mengantongi izin operasi. Namun, keduanya mengaku pernah mengurus izin, dan hingga adanya sidak tersebut izin yang diharapkan tidak bisa ditunjukkan.

Untuk itu, Ketua Komisi II DPRD Tuban, Mashadi meminta kedua pengelola galian C ilegal tersebut untuk menghentikan kegiatannya, sampai adanya izin yang jelas.

"Aktivitas penambangan diwajibkan punya izin tambang. Kalau tidak, maka akan berurusan dengan hukum," ujarnya.

Ia menegaskan, aktivitas tambang yang belum mengantongi izin merupakan sebuah pelanggaran. "Karena ini aduan dari rakyat, sehingga aktivitas penambangan ini harus dihentikan," tegasnya. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...