Sabtu, 08 Agustus 2020 13:05

Tolak Berdirinya Tower Telekomunikasi, Puluhan Warga Kertosari Ponorogo Luruk Kantor Lurah

Rabu, 15 Juli 2020 17:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Novian Catur
Tolak Berdirinya Tower Telekomunikasi, Puluhan Warga Kertosari Ponorogo Luruk Kantor Lurah
Warga RT 04/RW 03 Desa Kertosari, Babadan saat unjuk rasa menolak pembangunan tower telekomunikasi.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Puluhan warga RT 04/RW 03 Desa Kertosari, Babadan meluruk kantor kelurahan setempat, Rabu (15/7). Mereka menolak berdirinya tower telekomunikasi hingga menyoal munculnya IMB.

Ketua RT 04/RW 03 Didin Siswanto menyatakan bahwa pihaknya dari awal menolak pendirian tower tersebut.

"Kita juga sudah melayangkan surat ke Dinas Perizinan dan terkait yang menangani masalah tower tersebut. Yang intinya dari warga yang di ring itu ada salah satu yang menolak dan akhirnya kita nyatakan surat ke pihak terkait, karena selama ini warga tidak mendapat sosialisasi sebelumnya," kata Didin.

Dijelaskannya, pembangunan kala itu masih pondasi dan berhenti sekitar lima bulan karena IMB belum ada. "Dan ini kok tiba-tiba IMB sudah keluar, sedangkan kami masyarakat yang ada di ring itu ada yang menolak. Nah dari situ, pada hari ini kita menyampaikan aspirasi yang kedua. Pada intinya warga tetap menolak dengan berdirinya tower tersebut dan supaya tower tersebut tidak aktif dan diturunkan," jelasnya.

Warga yang di ring satu ini jaraknya dari tower kurang lebih 25 meter. Sedangkan tower tersebut tingginya 32 meter. “Dampak yang dirasakan nanti pasti banyak tidak manfaatnya. Akhirnya dengan tidak ada paksaan, warga di ring satu itu tetap menolak,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Babadan Suseno mengakui ada laporan tentang penolakan pendirian tower oleh masyarakat.

"Saat itu saya mengambil langkah inisiatif, saya kumpulkan warga sama pengusahanya pihak CV, Forpimcam, dan kita fasilitasi di sana. Waktu itu, malam itu memang ada perdebatan yang sengit, akhirnya warga itu mengirim surat ke kita, ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan dinas-dinas teknis," ujar Suseno.

"Harapannya ada penyelesaian-penyelesaian yang komprehensif. Akhirnya, berjalannya waktu, kita juga menunggu proses itu berjalan dinamis dan terus berjalan. Akhirnya, kita mendengar bahwa izin itu sudah turun, dan kita sebenarnya sering komunikasi dengan pihak DPMPTSP, ada masalah ini tolong diurungkan dulu, agar tidak jadi masalah,” sambungnya.

Ia berjanji akan memfasilitasi, kedua belah pihak untuk dipertemukan. "Apa yang menjadi tuntutan warga kali ini tidak bisa serta merta harus diputuskan hari ini. Oleh karenanya harus bersama-sama dengan dinas-dinas bagian teknis," pungkasnya. (nov/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...