Senin, 26 Oktober 2020 22:08

Ngebet Beli HP, Pria di Tuban Gasak Kotak Amal Musala, Sebelumnya Cek Jumlah Uang Pakai Koin

Senin, 06 Juli 2020 16:56 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Ngebet Beli HP, Pria di Tuban Gasak Kotak Amal Musala, Sebelumnya Cek Jumlah Uang Pakai Koin
Pelaku berikut barang bukti sebuah kotak amal.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Banyaknya masjid dan musala yang tutup akibat pandemi Covid-19 memicu aksi nekat Ahmad Bashori, warga Desa Leranwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban untuk melancarkan aksi kriminal.

Pria berusia 33 tahun itu nekat membobol kotak amal sebuah musala karena ingin membeli sebuah handphone dan kebutuhan sehari-hari.

"Tersangka nekat mencuri untuk membeli handphone dan kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat press release di Mapolres setempat, Senin (6/7).

Guna memuluskan aksi kriminalnya, pelaku meminjam sepeda motor milik istrinya. Ulah pelaku berakhir saat melancarkan aksi terakhirnya terekam kamera CCTV yang terpasang di Musala Al-Furqon di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

"Pelaku sudah beraksi selama tiga bulan terakhir. Ini sudah yang kelima kalinya dengan TKP yang berbeda. Pelaku memanfaatkan masjid yang tutup karena pandemi Covid-19," imbuhnya.

Sebelum mengambil kotak amal, pelaku mengecek isi uang di dalamnya dengan memasukkan sejumlah uang koin. Jika berbunyi keras, tandanya kosong. Sementara bila tidak berbunyi, berarti isinya banyak. 

Dari aksinya itu, pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp 3,5 juta. Uang hasil mencuri digunakan untuk membeli handphone dan kebutuhan sehari-hari.

"Dari rekaman CCTV itu, petugas melacak keberadaan pelaku dan meringkusnya di sebuah warung kopi di wilayah Kecamatan Palang tanpa perlawanan. Tersangka mengecek dulu isi kotak amal dengan memasukkan uang koin," tutup kapolres kelahiran Madiun ini.

Sementara barang bukti yang diamankan di antaranya, 1 unit sepeda motor nopol S 6539 KQ, 1 linggis kecil ukuran 40 centimeter, 1 kunci serbaguna yang pegangannya warna merah, 1 bilah pisau kecil ukuran 20 centimeter, 1 gunting, 1 handphone, uang tunai Rp 196.400, dan sejumlah barang bukti lainnya.

Akibat perbuatan yang dilakukan, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 Ke 4E dan 5E KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 26 Oktober 2020 13:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewanti-wanti dan minta seluruh masyarakat Jatim untuk mewaspadai risiko penularan Covid-19 sepanjang libur panjang Maulid Nabi. Hal ini lantaran, penambahan kasus positif coron...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...