Sabtu, 15 Agustus 2020 14:02

Ngebet Beli HP, Pria di Tuban Gasak Kotak Amal Musala, Sebelumnya Cek Jumlah Uang Pakai Koin

Senin, 06 Juli 2020 16:56 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Ngebet Beli HP, Pria di Tuban Gasak Kotak Amal Musala, Sebelumnya Cek Jumlah Uang Pakai Koin
Pelaku berikut barang bukti sebuah kotak amal.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Banyaknya masjid dan musala yang tutup akibat pandemi Covid-19 memicu aksi nekat Ahmad Bashori, warga Desa Leranwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban untuk melancarkan aksi kriminal.

Pria berusia 33 tahun itu nekat membobol kotak amal sebuah musala karena ingin membeli sebuah handphone dan kebutuhan sehari-hari.

"Tersangka nekat mencuri untuk membeli handphone dan kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat press release di Mapolres setempat, Senin (6/7).

Guna memuluskan aksi kriminalnya, pelaku meminjam sepeda motor milik istrinya. Ulah pelaku berakhir saat melancarkan aksi terakhirnya terekam kamera CCTV yang terpasang di Musala Al-Furqon di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

"Pelaku sudah beraksi selama tiga bulan terakhir. Ini sudah yang kelima kalinya dengan TKP yang berbeda. Pelaku memanfaatkan masjid yang tutup karena pandemi Covid-19," imbuhnya.

Sebelum mengambil kotak amal, pelaku mengecek isi uang di dalamnya dengan memasukkan sejumlah uang koin. Jika berbunyi keras, tandanya kosong. Sementara bila tidak berbunyi, berarti isinya banyak. 

Dari aksinya itu, pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp 3,5 juta. Uang hasil mencuri digunakan untuk membeli handphone dan kebutuhan sehari-hari.

"Dari rekaman CCTV itu, petugas melacak keberadaan pelaku dan meringkusnya di sebuah warung kopi di wilayah Kecamatan Palang tanpa perlawanan. Tersangka mengecek dulu isi kotak amal dengan memasukkan uang koin," tutup kapolres kelahiran Madiun ini.

Sementara barang bukti yang diamankan di antaranya, 1 unit sepeda motor nopol S 6539 KQ, 1 linggis kecil ukuran 40 centimeter, 1 kunci serbaguna yang pegangannya warna merah, 1 bilah pisau kecil ukuran 20 centimeter, 1 gunting, 1 handphone, uang tunai Rp 196.400, dan sejumlah barang bukti lainnya.

Akibat perbuatan yang dilakukan, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 Ke 4E dan 5E KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 15 Agustus 2020 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...