Senin, 10 Agustus 2020 23:17

Kantongi Identitas, Polisi Buru 7 Tersangka Kasus Pemerkosaan Janda Muda di Bangkalan

Senin, 06 Juli 2020 15:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Kantongi Identitas, Polisi Buru 7 Tersangka Kasus Pemerkosaan Janda Muda di Bangkalan
Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra saat dikonfirmasi wartawan di Mapolres Bangkalan, Senin (6/7/2020).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Perkembangan kasus pemerkosaan janda oleh 7 pria yang terjadi di Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan, kini memasuki tahap pengejaran terhadap tersangka oleh pihak kepolisian.

"Alhamdulillah, kini pihak kepolisian sudah mengantongi 6 identitas dari 7 pelaku pemerkosaan," ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra saat dikonfirmasi wartawan di Mapolres Bangkalan, Senin (6/7/2020).

Kapolres mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan proses pengejaran terhadap 6 tersangka. Sedangkan satu pelaku lainnya, identitasnya masih dalam proses penyelidikan.

"Kita lakukan pengejaran berdasarkan surat keputusan penangkapan. Kita lihat dahulu dalam sehari atau dua hari ini. Kalau tidak ada hasil, akan kami tetapkan sebagai DPO," ujarnya.

Berdasarkan hasil identifikasi, keenam tersangka diketahui masih berada di wilayah Bangkalan, dan ada juga yang berada di luar Provinsi Jawa Timur.

"Oleh karenanya, saya imbau kepada tersangka agar menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, sehingga kasus ini dapat segera berakhir dan tuntas. Namun, jika tidak menyerahkan diri, maka kami akan tetap terus melakukan pengejaran sampai kapan pun dan di mana pun," tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja mengungkapkan lambannya proses penyidikan dikarenakan minimnya barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

"Kendalanya karena kejadian dan pelaporan ada tenggang waktu. Kami terima laporan pada hari Minggu. Tentu hal tersebut menjadi kendala, karena idealnya hari ini kejadian, maka hari itu pula dilaporkan, sehingga akan banyak barang bukti yang didapat," ujarnya.

Selain itu, kendala lain yang dihadapi oleh pihaknya adalah keadaan korban dan saksi yang tidak mengenali tersangka.

Namun kendati demikian, dia mengaku akan terus melakukan upaya agar tersangka kasus ini segera tertangkap, sehingga proses hukum dapat dijalankan sebagaimana mestinya.

"Saat ini kasus sudah mulai terungkap, doakan saja, semoga tersangka segera ditangkap dan kasus ini dapat diselesaikan," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 10 Agustus 2020 20:48 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Ngawi telah menyiapkan anggaran dari APBD senilai Rp 9,1 miliar untuk membuat area yang digadang-gadang akan menyerupai kawasan Malioboro Jogja.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi melakukan pen...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...