Rabu, 16 Juni 2021 05:11

Gagal Temui Komisi D Tanpa Alasan, Warga Desa Maneron Kecewa

Kamis, 02 Juli 2020 19:52 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Gagal Temui Komisi D Tanpa Alasan, Warga Desa Maneron Kecewa
Imam Faisol, Ketua BPD Desa Maneron, Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Maneron, Kecamatan Sepuluh kecewa terhadap Anggota Komisi D DPRD Bangkalan yang kembali membatalkan rapat koordinasi untuk membahas Pantai Tengket yang akan dijadikan sebagai lokasi wisata baru di Bangkalan.

Kekesalan warga ini memuncak setelah pertemuan dengan Komisi D DPRD Bangkalan, kembali ditunda tanpa alasan dan pemberitahuan.

"Tentu kami sangat kecewa terhadap Komisi D yang mengundang kami, tapi malah tidak datang," ujar Imam Faisol selaku Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Maneron saat di Gedung DPRD Bangkalan, Kamis (2/7/2020).

Dikatakannya, pertemuannya kali ini hanya dihadiri oleh satu Anggota Komisi D. Padahal, pihaknya berharap bisa menyampaikan aspirasi kepada seluruh anggota Komisi D. Yakni, terkait keinginan untuk segera menutup akses lokasi wisata baru Pantai Tengket karena pantai tersebut merupakan lokasi petilasan ulama.

BACA JUGA : 

221 Meninggal, di Bangkalan Ditemukan Mutasi Varian Delta India, Forkopimda Bertindak Cepat

​Tangkal Covid-19, Warga Arosbaya Rajin Dzikir dan Burdah

Pasar Macet, Tiap Hari Ada Orang Meninggal, Warga Arosbaya Pakai Masker Rangkap Tiga

H. Syafiuddin: Masyarakat Madura Bukan Tidak Percaya Covid-19, Tapi Lebih Mementingkan Cari Nafkah

"Sejak dahulu, para tokoh dan sesepuh Desa Maneron sudah berusaha agar tidak ada keramaian di Pantai Tengket. Tapi sekarang malah ramai dan dikunjungi oleh pemuda dan pemudi yang pastinya dijadikan sebagai tempat pacaran, karena di situ banyak semak-semak. Gara-gara aktivitas pemuda pemudi inilah warga setempat meminta agar tempat tersebut ditutup," jelasnya.

Menurutnya, lokasi petilasan ini berada tepat di sebelah lokasi parkir wisatawan. Apalagi, sebelum ditetapkan sebagai lokasi wisata, pemilik usaha tidak melakukan izin terlebih dahulu kepada warga ataupun kepada kepala desa setempat.

"Awalnya pun, saya dan warga setempat bahkan kepala desa tidak tahu kalau tempat tersebut dijadikan sebagai lokasi wisata. Tiba-tiba dibangun warung dan banyak wisatawan yang datang," ujarnya.

Dikatakannya, walaupun lokasi tersebut dialihkan sebagai lokasi wisata religi, pihaknya bersama tokoh masyarakat dan sesepuh tetap tidak menghendaki.

"Walaupun mau dijadikan sebagai lokasi wisata religi, tempat tersebut pasti tetap dijadikan sebagai tempat pacaran para wisatawan. Jadi, permintaan kami hanyalah tutup wisata Pantai Tengket itu ditutup. Biarlah Bangkalan maju, namun bukan dari Pantai Tengket, tapi dari wisata lainnya," harapnya.

Sementara itu, Sonhaji, satusatunya Anggota komisi D yang menemui warga, mengaku tidak mengetahui alasan ketidahadiran anggota lainnya. "Mungkin teman-teman lainnya sedang ada tugas di luar, tapi kami akan terus memfasilitasi dan menjadwalkan kembali," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...