Sabtu, 08 Agustus 2020 16:06

18 RS Rujukan Penuh, Pemkab Gresik Kesulitan Tampung Pasien Covid-19

Kamis, 02 Juli 2020 09:20 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
18 RS Rujukan Penuh, Pemkab Gresik Kesulitan Tampung Pasien Covid-19
Wabup Moh. Qosim (kanan) ketika memberikan keterangan pers update Covid-19, Kamis (2/7) pagi. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik dibuat kelimpungan menghadapi kenaikan jumlah pasien virus Covid-19. Sebab, 18 rumah sakit (RS) rujukan yang ditunjuk pemerintah untuk merawat pasien Covid-19 sudah penuh.

Akibatnya, sejumlah pasien positif Covid-19 terpaksa dilakukan isolasi di rumah. Tentu hal ini sebelumnya harus seizin tetangga kanan kiri, RT, RW, dan kepala desa (Kades) setempat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim saat jumpa pers dengan wartawan di kantor pemkab, didampingi Kabag Humas dan Protokol Reza Pahlevi, Kamis (2/7) pagi.

"Dari 18 RS rujukan pasien Covid-19, semua sudah full, overload, penuh. Makanya, saat ini pemerintah kesulitan tempat penampungan, untuk isolasi, dan perawatan," ujar wabup.

Menurut Wabup, Pemkab Gresik sebenarnya sudah melakukan antisipasi terhadap lonjakan pasien Covid-19. Yakni dengan menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) di Desa Segoromadu Kecamatan Kebomas sebagai ruang isolasi, observasi, dan rehabilitasi. Namun, saat ini masih proses penyiapan ruang dan sarana pendukung.

"Jadi, nanti pasien Covid-19 yang swab-nya sudah keluar sekali ditampung dulu di Gejos sampai dinyatakan sembuh betul, biar gak di RS. Begitu juga warga harus isolasi karena hasil rapid test reaktif atau swab pertama keluar positif," ungkapnya.

Sementara hingga Rabu (1/6) petang, tercatat total positif Covid-19 di Gresik sebanyak 713 orang. Rinciannya 72 orang meninggal dunia, 84 orang sembuh, dan 557 orang dalam perawatan.

Dari jumlah pasien positif Covid-19 tersebut, 27 orang di antaranya merupakan ASN yang bertugas di RSUD, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kecamatan, dan sejumlah OPD lain.

"Di RSUD Ibnu Sina misalnya, saat ini ada 15 pegawai yang positif Covid-19. Di antaranya 4 dokter spesialis, dan perawat. Semua saat ini tengah menjalani isolasi dan perawatan. Makanya, kami butuh langkah cepat untuk menanganinya," terangnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...