Ilustrasi. (by: pixabay).
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib mengumumkan terdapat 5 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, Senin (29/6/2020).
Tambahan 5 pasien itu, rinciannya 2 dari Klaster Surabaya, yakni 1 orang warga Desa Maduretno Kecamatan Papar yang dirawat di RSUD Kabupaten Kediri, dan 1 orang warga Desa Puncu, Kecamatan Puncu yang kini diisolasi di Wisma Atlet Pare.
BACA JUGA:
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
- Libur Panjang Bikin SLG Kediri Dipadati Wisatawan, Parkir Dibuka Penuh
Selanjutnya, 1 \dari Klaster Pasuruan, yakni 1 orang warga Desa Mejono Kecamatan Plemahan yang dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. Lalu 1 dari Klaster Desa Woromarto, yakni 1 orang warga Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri yang dirawat di RSUD Kertosono, dan 1 dari klaster baru, yakni 1 orang warga Desa Semen Kecamatan Semen yang dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri.
"Sementara itu, ada 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh. Dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab terhadap keduanya terkonfirmasi negatif dua kali berturut-turut. Mereka adalah 1 dari klaster Araya Tulungagung, yakni 1 orang warga Desa Keniten Kecamatan Mojo, dan 1 dari klaster baru, yakni 1 orang warga Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri," kata dr. Chotib.
Dengan demikian, sampai saat ini terdapat 202 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri dengan rincian 147 orang dirawat, 43 orang sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.
"Hingga saat ini masih terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh karena itu, kembali kami sampaikan kepada masyarakat untuk mematuhi dan disiplin dalam mencegah penularan Covid-19. Selalu jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas. Disiplin inilah kunci keberhasilan kita dalam menekan penyebaran Covid-19," ujar dr. Chotib. (uji/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




