Ilustrasi.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib, Minggu (28/6/2020), mengumumkan bahwa terdapat 3 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.
Mereka yakni, 1 Klaster Papua warga Desa Pelem, Kecamatan Pare yang baru pulang dari Papua yang diisolasi mandiri; 1 Klaster Sidoarjo warga Desa Kandat Kecamatan Kandat yang meninggal dunia sebelum hasil swab keluar. Sebelumnya dirawat di RSUD Gambiran
BACA JUGA:
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Bayi Perempuan yang Diduga Dibuang di Ngasem Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Orang Tua
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
Kemudian 1 Klaster baru, warga Desa Tertek Kecamatan Pare, meninggal dunia sebelum hasil swab keluar. Sebelumnya dirawat di RS HVA.
"Sehingga saat ini terdapat 197 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri dengan rincian 144 orang dirawat, 41 orang sembuh, dan 12 orang meninggal," kata dr. Chotib.
Dengan masih meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dr. Chotib berharap masyarakat benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, yaitu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak dan wajib memakai masker saat beraktivitas.
"Hanya dengan komitmen dan kerja sama seluruh pihak, kita dapat memutus mata rantai penularan Covid-19," pungkas dr. Chotib. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




