Ilustrasi. (pixabay).
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Per hari Kamis, 25 Juni 2020 terdapat 1 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, yakni 1 orang warga Desa Mlati, Kecamatan Mojo. Saat ini yang bersangkutan dirawat di RSUD Gambiran.
Demikian diumumkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Dia menjelaskan, kasus ini merupakan klaster baru dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri tengah melakukan tracing untuk menelusuri riwayat pasien tersebut.
"Dengan demikian, saat ini terdapat 192 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dengan rincian 143 orang dirawat, 39 orang sembuh, dan 10 orang meninggal," terang dr. Chotib.
"Mengingat semua orang memiliki potensi sebagai pembawa virus corona, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan harus terus dilakukan. Gunakan masker saat beraktivitas, sering cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak. Selain itu, hindari kerumunan dan tidak bepergian kecuali untuk kepentingan mendesak," pesan dr. Chotib.
Dengan tambahan 1 kasus ini, rincian klaster kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri adalah sebagai berikut:
1. Klaster Araya Tulungagung: 10 orang
2. Klaster Jakarta: 3 orang
3. Klaster Kalimantan: 1 orang
4. Klaster Halmahera: 1 orang
5. Klaster Maspion Sidoarjo: 6 orang
6. Klaster Sampoerna: 1 orang
7. Klaster Pelatihan Haji: 5 orang
8. Klaster Pabrik Rokok Mustika: 53 orang
9. Klaster Pondok Pesantren Temboro: 8 orang
10 .Klaster Surabaya: 12 orang
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




