Achmad Amir Aslichin. foto: ist
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jatim Achmad Amir Aslichin meminta kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi serta daerah untuk bisa mempercepat pemberian hasil swab test pasien Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
Diketahui, lamanya hasil swab test pasien OTG, ODP, dan PDP Covid-19 kerap dikeluhkan oleh sejumlah warga. Sebab hal tersebut membuat warga waswas meski yang bersangkutan belum tentu positif virus Corona.
BACA JUGA:
- Nama Ketua DPRD Jatim Muncul di Pesan Berantai MBG, Musyafak Bilang Begini
- Kader PKB Jatim Salurkan 1.055 Hewan Kurban ke Pesantren dan Warga
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Kata Achmad Amir Aslichin, banyak contoh kasus meninggalnya seseorang dengan status OTG, ODP dan PDP yang belum diketahui hasil swab test-nya. Padahal, pengambilan sampel untuk swab sudah dilakukan sejak lama.
“Akhirnya banyak yang mengira orang yang meninggal itu positif Covid-19,” cetus Mas Iin, panggilan karib Achmad Amir Aslichin, Rabu (17/6).
Dijelaskan Mas Iin, hasil swab test baru muncul setelah dua pekan hingga sebulan. Hal tersebut bisa berdampak pada keluarga pasien yang menunggu hasil swab test. Jika pasien tersebut meninggal, maka pemakaman tetap dijalankan dengan aturan protokol kesehatan.
“Bahkan tetangga pun takut untuk melayat karena belum ada kejelasan positif atau negatif setelah hasil swab test,” ucap lulusan The University of Melbourne, Australia itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




