Jumat, 14 Agustus 2020 17:20

Tega Setubuhi Anak Tiri, Warga Kota Kediri Dilaporkan Istri ke Polisi

Senin, 15 Juni 2020 16:03 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Tega Setubuhi Anak Tiri, Warga Kota Kediri Dilaporkan Istri ke Polisi
Kapolres Kediri Kota AKBP. Miko Indrayana saat menggelar jumpa pers dan tersangka YD (duduk). foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - YD (38), warga Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojotoro, Kota Kediri harus menghabiskan hari-harinya di balik terali besi tahanan Polres Kediri Kota. 

Pasalnya, YD telah dilaporkan istrinya sendiri karena tega memaksa anak tirinya, sebut saja Bunga (14), untuk melayani nafsu bejatnya. Bahka aksi bejat ayah tiri itu sudah berlangsung selama satu tahun.

Bunga yang selama ini tinggal satu rumah dengan ibu kandungnya dan ayah tirinya tersebut disuruh melayani nafsu bejat YD di rumahnya pada saat kondisi rumah sepi. Terakhir, YD melakukan hubungan layaknya suami istri dengan Bunga tersebut pada hari Kamis (4/6/2020) pukul 02.00 WIB.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana didampingi oleh Kasatreskrim AKP. I Gusti Agung Ananta, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, korban mengaku disetubuhi paksa secara berulang-ulang selama kurang lebih satu tahun.

"Kondisi korban dari hasil pemeriksaan mengalami trauma dan tertekan membutuhkan pendampingan terkait kondisi kejiwaannya dari RS Bayangkara Kediri, namun korban tidak sampai hamil," kata AKBP Miko, Senin (15/6/2020).

Menurut Miko, pelaku YD melakukan hubungan layaknya suami istri kepada anak tirinya ketika ibu korban tidak ada di rumah. Atau berada di rumah tapi sedang melakukan aktivitas, sehingga tidak bisa mengawasi anaknya. 

Karena merasa tertekan, lanjut Miko, akhirnya korban menceritakan apa yang dialami kepada Ibunya. Selanjutnya, ibu korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polres Kediri Kota.

"Motif pelaku adalah karena ingin melampiaskan nafsu dari pelaku," lanjut kapolres.

Miko menambahkan, petugas berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti berupa baju lengan panjang warna putih, tanktop motif angka, celana dalam warna pink, dan celana biru warna kotak. 

"Pelaku akan dikenakan pasal 81 (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun," pungkasnya. (uji/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...