Bupati Pungkasiadi ketika menyerahkan bantuan ke warga.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Bupati Mojokerto Pungkasiadi kembali menyalurkan bantuan APD dan logistik untuk Kampung Tangguh Covid-19 di dua kecamatan. Yakni ke Desa Sambilawang, Pohkecik, dan Kedunggede, Kecamatan Dlanggu dan Desa Kertosari, Sampangagung, dan Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Rabu-Kamis tanggal 10-11 Juni kemarin.
Bupati Abah Ipung, turut mendorong empati semua masyarakat agar tetap saling memberi semangat dan empati.
BACA JUGA:
- DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Paripurna Hari Jadi ke-733
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Investasi di Kabupaten Mojokerto pada 2025 Capai Rp4,45 Triliun, Gus Barra Apresiasi Sektor Industri
- Sekda Mojokerto: Bukan Dipanggil, Justru Kami Sengaja Datang ke KPK untuk Konsultasi
“Misal ada saudara kita yang PDP, saya mohon jangan dijauhi. Empati sangat penting di situasi saat ini, mereka membutuhkan kita semua. Dorongan semangat akan membantu mereka pulih," harapnya.
Saat ini ada 69 orang positif Covid-19 di Mojokerto. Menurutnya, angka ini bukan main-main, karena grafiknya pun belum landai. "Saya minta kewaspadaan, disiplin protokol kesehatan dan tetap gotong royong membantu," tegas Abah Ipung.
Saat menyerahkan bantuan, bupati juga meminta warganya menerapkan protokol kesehatan.
“Pengertian new normal memang luas, maka dari itu kami terus mengedukasi masyarakat agar jangan salah tafsir. Ada atau tidaknya penyakit, menjaga protokol kesehatan adalah hal yang baik untuk dijadikan kebiasan,” tambah bupati.
Untuk diketahui, bantuan yang diserahkan bupati di masing-masing Kampung Tangguh berupa 200 kg beras, 4 unit APD, 250 lembar masker, 1 box sarung tangan, hand sanitizer, disinfektan dan sabun cuci tangan masing-masing 1 jirigen. (yep/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




