Rabu, 16 Juni 2021 05:05

Janji Ikuti Regulasi PSSI, Persik Kediri Siap Main Tanpa Penonton

Minggu, 07 Juni 2020 20:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Janji Ikuti Regulasi PSSI, Persik Kediri Siap Main Tanpa Penonton

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - PSSI baru saja membuat panduan pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19 dalam penyelenggaraan lanjutan Liga 1. 

Panduan tersebut dijadikan dasar klub saat menjalani pertandingan di kompetisi. Mengenai regulasi tersebut, Persik Kediri akan mengikuti prosedur tetap (protap) yang diberikan.

Presiden Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih mengatakan, sebagai klub profesional, pihaknya akan mengikuti seluruh regulasi federasi. Apalagi hal ini menyangkut protokol kesehatan di masa pandemi.

“Walaupun Persik ini klub sepak bola di bawah PT (perseroan terbatas) swasta, tapi sepak bola Indonesia wajib mengikuti aturan PSSI,” kata Hakim, Minggu (7/6).

BACA JUGA : 

Panglima TNI: Jadikan Protokol Kesehatan sebagai Sebuah Kebutuhan

Di Kabupaten Kediri Tidak Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Fasilitasi Warga Isoman Covid-19, Pemkot Kediri Salurkan Sembako

Resmi, Iwan Setiawan Jadi Pelatih Baru Persela Lamongan

Dia mengungkapkan, protokol yang disampaikan PSSI sudah sesuai dengan keinginan klub. Persik akan berusaha menyesuaikan dan mengikuti arahan dari PSSI. "Memang hal ini membutuhkan waktu dan kebiasaan baru. Tapi, kami akan menyiapkan dan semoga bisa menyesuaikan," ungkapnya.

Menurutnya, manajemen tidak ingin kelanjutan kompetisi justru membawa malapetaka bagi klub. Karenanya, PSSI juga perlu mempertimbangkan langkah pengamanan untuk supporter. Sebab, meskipun liga nanti diputuskan tanpa penonton, federasi harus mengantisipasi kerumunan suporter di sekitar stadion.

“Perlu disiapkan juga bagaimana langkah-langkah agar supporter tidak memasuki area pertandingan,” ujarnya.

Seperti pernah disampaikan, kata Hakim, protokol kesehatan harus diterapkan dengan disiplin. Tidak hanya klub yang menjalankan, tapi semua stakeholder yang terlibat di dalamnya. “Panduan menjadi tidak penting ketika elemen lain tidak kompak menerapkannya,” katanya.

Untuk itu, dia menyarankan, PSSI perlu memberikan sosialiasi kepada klub dan semua stakeholder. Seperti media peliput, pihak keamanan, dan kelompok suporter. (uji/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...