Rabu, 15 Juli 2020 15:10

​Sempat Buron, Tersangka Dugaan Cabul Akhirnya Berhasil Diringkus

Kamis, 04 Juni 2020 15:36 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
​Sempat Buron, Tersangka Dugaan Cabul Akhirnya Berhasil Diringkus
Pelaku BN. (foto: ist).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pelarian tersangka dugaan pencabulan berinisial BN, akhirnya terhenti setelah Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil meringkus warga Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri tersebut, Rabu (3/6/2020) malam.

BN, remaja 19 tahun itu ditangkap karena diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap salah satu siswi SMA asal Kecamatan Mojo, sebut saja Melati yang masih di bawah umur. Tidak hanya Melati, ternyat BN juga mencabili lebih dari 10 gadis di bawah umur lainnya.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana melalui Kasubbag Humas AKP Kamsudi menjelaskan penangkapan tersangka. Berawal saat petugas mendapat informasi keberadaan tersangka di rumahnya.

Mendapat informasi tersebut, personel Unit Resmob segera menyelidiki kebaradaan BN. Akhirnya, BN tak berkutik saat personel mendatangi rumahnya.

“Saat itu pelaku berada di teras depan rumahnya. Kemudian, personel menangkap dan membawa pelaku ke Mapolres Kediri Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Kamsudi, Kamis (4/6/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut AKP Kamsudi, BN mengaku bahwa dia pertama kali menyetubuhi Melati pada awal Januari tahun 2020 lalu. BN melakukan tindakan bejatnya di salah satu rumah. Tak puas, BN kembali melakukan perbuatan serupa pada Februari. Kali ini tindakan persetubuhan dilakukan di rumah kosong yang tidak jauh dari rumahnya.

Dari pengakuan BN kepada personel Satreskrim Polres Kediri Kota, selain melakukan tindak pidana persetubuhan dengan Melati, BN juga melakukan perbuatan cabul dan bersetubuh dengan beberapa perempuan lainnya yang diduga masih berada di bawah umur.

“Sementara ini, dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku telah melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan kepada lebih dari 10 perempuan,” terang AKP Kamsudi.

Bahkan, lanjut AKP Kamsudi, salah satu korban berinisial AN, sudah 15 kali disetubuhi oleh BN. Korban lainnya, disetubuhi pada 2019 sampai 2020 dan terjadi sebanyak 15 kali. Persetubuhan dilakukan di rumah kosong sebanyak 3 kali, di rumah pelaku 2 kali, di rumah korban 1 kali, di kebun 1 kali, di kos 4 kali, bahkan di toko tempat AN bekerja sebanyak 1 kali.

"Akibat dari perbuatan BN tersebut, AN harus melakukan aborsi pada 27 September 2019 lalu. Aborsi dilakukan dengan cara memakai obat cytotec yang dibeli via online," ujar AKP Kamsudi.

Ditambahkan oleh AKP Kamsudi, setelah memakai obat tersebut, kemudian kurang lebih 2 jam, keluar darah menggumpal yang diduga janin. Tak habis akal, janin tersebut dimasukan ke dalam wadah cepuk plastik dan dikubur di belakang rumah salah satu teman BN.

Akhirnya, pada 25 Mei 2020 sekitar pukul 18.00 WIB, gumpalan darah atau janin tersebut dipindahkan ke TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Kedawung dengan wadah yang sama oleh BN bersama dua teman lainnya.

"Pelaku saat ini masih berada di ruang tahanan Mapolres Kediri Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut, kami menduga masih ada korban lainnya," pungkas AKP Kamsudi. (uji/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...