Jumat, 15 Januari 2021 20:50

Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Ketua DPRD Pasuruan Klarifikasi Acara Halbil Pengurus DPC PKB

Rabu, 03 Juni 2020 13:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fuad
Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Ketua DPRD Pasuruan Klarifikasi Acara Halbil Pengurus DPC PKB
H. M. Sudiono Fauzan, Sekretaris DPC PKB Pasuruan saat memberikan penjelasan terkait acara halal bihalal yang disorot netizen.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Acara halal bihalal pengurus DPC PKB Pasuruan yang dihadiri Bupati M. Irsyad Yusuf, dan Ketua DPRD M. Sudiono Fauzan menuai kritik dari netizen. Acara itu dinilai melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Corona.

Berawal dari postingan akun Facebook Mas Dion Channel yang mengunggah foto halal bihalal tersebut. Acara itu dilakukan di Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Kraton.

Terkait hal ini, Sudiono Fauzan memberikan klarifikasi, bahwa acara itu sudah sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Pertama soal social distancing. Pesertanya itu 15 orang, batasan social distancing kan 25, artinya nggak ada yang dilanggar. Yang kedua soal jarak, atau physical distancing. Di kantor PKB itu ada 5 ruang besar, nggak dipakai karena pesertanya cuma 15. Akhirnya dipakai lorong antar ruang rapat," kata Sudiono, (3/6).

Pria yang juga Sekretaris PKB Kabupaten Pasuruan ini menjelaskan, tempat yang dipakai berukuran 2,5 × 9 meter. Sehingga masih longgar dipakai 15 orang.

"Pesertanya 15, yang tampak difoto itu 13. Jadi sangat sesuai protokol karena jaraknya 1 meter bahkan ada yang lebih 1 meter. Jarak antarkita berhadapan itu 2 meter," terangnya.

Sudiono menegaskan, semua yang hadir membawa masker, namun beberapa dilepas dan beberapa digeser ke bawah karena sedang memulai makan. Bahkan, kata dia, protokol masuk ke kantor sangat ketat, seperti cek suhu tubuh, dan wajib cuci tangan.

"Dari sisi itu sebenarnya nggak ada masalah, sesuai protokol. Apalagi Pak Bupati. Pak Bupati orangnya sangat ketat, sangat disiplin. Saya sendiri 3 bulan nggak bisa salaman," sambungnya.

Terkait caption yang ia tulis dalam unggahan, ia mengatakan semuanya menjadi tanggungjawabnya sebagai pemilik akun. "Aslinya itu acara makan siang ketupat lontong. Soal 'halal bihalal', itu label dari saya, aslinya itu acara makan ketupat sambil ngobrol," lanjutnya.

Menurut Sudiono, selama ini tradisi halal bihalal dilakukan keluarga besar PKB. Halal bihalal tahun ini tidak digelar karena COVID-19.

"Terus ada kata multi. Multi job, multi label, dan multi menu. Maksudnya satu orang yang hadir itu mewakili ribuan orang. Karena tradisinya kita, habis Lebaran mengadakan halal bihalal. Ansor halal bihalal, NU halal bihalal dan yang lain. Karena ini masa COVID-19 akhirnya diwakili 1 orang," pungkasnya. (afa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Minggu, 10 Januari 2021 23:25 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*47. Wayawma nusayyiru aljibaala wataraa al-ardha baarizatan wahasyarnaahum falam nughaadir minhum ahadaanDan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...