Rabu, 04 Agustus 2021 06:06

​Tinjau Kampung Tangguh, Kapolres Pamekasan Berikan Bantuan Paket Sembako

Selasa, 02 Juni 2020 19:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
​Tinjau Kampung Tangguh, Kapolres Pamekasan Berikan Bantuan Paket Sembako
Kapolres Pamekasan memberikan bansos terhadap warga di kampung tangguh.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M memberikan melakukan peninjauan ke beberapa Kampung Tangguh di setiap wilayah hukum Polres Pamekasan, Selasa (02/06/20).

Sejumlah Kampung Tangguh yang dikunjungi antara lain Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan, Desa Tampojung Pregih Kecamatan Waru, Desa Sotaber Kecamatan Pasean, dan Desa Tamberu Kecamatan Batumarmar.

Dalam kesempatan ini, kapolres menjelaskan bahwa pembentukan kampung tangguh berdasarkan inisiatif Kapolda Jatim untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran pandemi Covid-19.

"Dalam kampung tangguh ini tergabung berbagai unsur potensi masyarakat mulai dari forkopimcam, kepala desa, puskesmas atau tenaga medis, bhabinkamtibmas, babinsa, maupun unsur relawan masyarakat," jelasnya.

BACA JUGA : 

Gandeng PCNU, Polres Pamekasan Maksimalkan Gerai Vaksin Presisi Door to Door

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi, Bupati Pamekasan Optimalkan Belanja Produk Lokal

Kejar Target Herd Immunity, Polres Pamekasan Gelar Vaksinasi Keliling di Pasar Tradisional

Peduli Relawan Covid-19, Polres Pamekasan Berikan Bantuan Sembako untuk FRPB

Beberapa fasilitas yang disiapkan di dalam kampung tangguh ini adalah tersedianya Pos Check Point, Lumbung Pangan, Dapur Umum, Ruang Isolasi Covid-19, Posko Tanggap Darurat Kampung Tangguh, Ruang Observasi, Ruang Tamu yang berkunjung ke Kampung Tangguh, Bilik Disinfektan, Alat Penyemprot Cairan Disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) di antaranya Thermogun, Face Shield, baju anti bakterial, sarung tangan dan sepatu karet.

“Jika ada warga masyarakat yang datang dari luar wilayah Pamekasan agar petugas mengarahkan ke Posko Kampung Tangguh, termasuk yang datang dari wilayah Zona Merah seperti Surabaya dan kota atau daerah lainnya, maka harus dilakukan isolasi mandiri di tempat karantina desa selama 14 hari," pesan kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, kapolres juga memberikan bantuan berupa paket sembako, dengan harapan dapat membantu meringankan beban warga sekitar yang membutuhkan, yang terdampak maupun yang dilakukan karantina di kampung tangguh. (yen/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...