Jumat, 14 Agustus 2020 18:34

​Komplotan Begal di Jember Diamankan Polisi, Satu Ditembak Karena Nekat Mau Kabur

Selasa, 02 Juni 2020 14:34 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Hatta
​Komplotan Begal di Jember Diamankan Polisi, Satu Ditembak Karena Nekat Mau Kabur
Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono saat rilis di Mapolres Jember, Selasa (2/6/2020).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Polisi menangkap komplotan begal yang menewaskan seorang pemuda pelajar SMA di Lapangan Dusun Gadungan, Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Minggu (12/4/2020) lalu. Korban bernama Rifan Sugianto (18), warga Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Komplotan yang terdiri 6 pelaku itu, salah satunya ditembak polisi di kedua kakinya karena berusaha kabur.

Mereka yang diketahui sudah pernah beraksi di 15 titik lokasi itu, yakni berinisial AGN (18), RAA (18), MM (17), UVA (17), S (35), dan MAS (21). Semuanya warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Polisi masih mengembangkan kasus ini, karena di antara pelaku yang diamankan itu masih ada yang buron.

"Ada 6 orang yang berhasil kita tangkap. Satu terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan karena berusaha kabur," kata Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono saat rilis di Mapolres Jember, Selasa (2/6/2020).

Tersangka yang ditembak, berinisial AGN. Diketahui dia nekat berusaha kabur, ketika akan dibawa polisi. "Berusaha kabur ketika dibawa petugas. Sudah diberi tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Terpaksa kita lumpuhkan di kaki," kata Aris.

Tersangka akhirnya ambruk dengan luka tembak di kedua kakinya. Oleh petugas, pemuda itu selanjutnya dilarikan ke RSUD Balung guna mendapat perawatan.

"Kita bawa ke rumah sakit agar lukanya dirawat. Selanjutnya kita bawa kembali ke Mapolres Jember," ujar Aris.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember, AKP Fran Dalanta Kembaren menambahkan, komplotan ini telah beraksi di 15 lokasi. Aksi itu dilakukan para pelaku pada medio Januari hingga April 2020.

"Salah satunya di Lapangan Dusun Gadungan, Desa Kasiyan, Kecamatan Puger pada 12 April 2020 lalu saat malam hari sekitar pukul 20.30 WIB. Aksi itu membuat satu korban meninggal dan satu lagi luka berat," ungkap Fran.

"Korban meninggal akibat dibacok tersangka berinisial AGN," sambungnya.

Saat itu korban yang sedang nongkrong bersama teman-temannya, didatangi pelaku yang berpura-pura pinjam korek api.

"Modus para tersangka ini memang seperti itu. Mendatangi kerumunan orang, kemudian pura-pura pinjam korek api atau tanya nama. Berikutnya merampas motor. Kalau korban melawan, langsung dibacok," terang Fran.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita barang bukti sebilah celurit dan belasan motor. Sementara para tersangka, dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai tindak kekerasan.

Fran menjelaskan, terkait kasus ini polisi masih melakukan pengembangan, karena diketahui masih ada pelaku yang buron.

"Kita akan terus kembangkan kasus ini. Karena ada beberapa anggota komplotan ini yang masih buron," pungkasnya. (ata/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...