Sabtu, 19 Juni 2021 19:43

​Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan JPS untuk 621 Mahasiswa Asal NTT di Malang Raya

Minggu, 31 Mei 2020 20:16 WIB
Editor: MMA
​Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan JPS untuk 621 Mahasiswa Asal NTT di Malang Raya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan JPS pada perwakilan sejumlah mahasiswa NTT yang ada di kawasan Malang Raya, Ahad (31/5/2020). foto: ist/ bangsaonline.com

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi warga masyarakat ber-KTP luar Jawa Timur yang terdampak covid-19.

Hari ini, Minggu (31/5), giliran mahasiswa asal NTT yang sedang belajar di kawasang Malang Raya yang mendapatkan JPS dari Pemprov Jawa Timur.

Bantuan JPS berupa paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada perwakilan sejumlah mahasiswa NTT yang ada di kawasan Malang.

Total ada sebanyak 621 orang mahasiswa yang mendapatkan bantuan JPS dari Pemprov Jatim kali ini. Yang rinciannya adalah mahasiswa asal Panusa/Adonara sebanyak 255 orang, mahasisea asal Flores Timur Daratan sebanyak 182 orang, dan mahasiswa Solor sebanyak 3 orang.

BACA JUGA : 

Diburu Banyak Negara, Gubernur Khofifah Larang Petani Jatim Ekspor Porang

Varietas Paling Unggul di Indonesia, Porang Madiun Diapresiasi Mentan Syahrul Yasin Limpo

Percepat Penanganan Covid-19, Gubernur Khofifah Siapkan Ruang Isolasi dan Karantina di BPWS

Tiga Warga Jatim Terinfeksi Varian Baru Covid-19 Asal India

"Bantuan pangan ini kami harapkan mampu memberikan stimulan pada para mahasiswa yang non KTP Jatim tapi ada di Jatim dan terdampak covid-19. Terutama selama pandemi aktivitas sosial ekonomi yang dilakukan mengalami hambatan termasuk aktivitas perekonomian," kata Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut gubernur perempuan pertama Jatim ini menyebutkan bahwa penyaluran bantuan pada mahasiswa luar Jatim ini didasarkan dari pengisian radar bansos. Radar bansos ini merupakan kanal menjaring informasi terkait masyarakat luar Jatim namun ada di Jatim dan membutuhkan intervensi karena terdampak covid-19.

Saat penyaluran bansos ini, Gubernur Khofifah turut mendapatkan informasi dari mahasiswa NTT bahwa masih ada sekitar 5.000 mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan sosial. Mereka juga tengah dalam kondisi sulit karena tidak bisa pulang kampung dan tidak mendapatkan kiriman uang dari orang tua.

"Kami akan tambah bansosnya sebanyak 5.000 paket lagi tetapi tolong dilengkapi datanya," kata Gubernur Khofifah merespons. Ia segera meminta Gugus Tugas Percepapatan Penanganan Covid-19 Jatim untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan pada mereka.

Di sisi lain, bantuan JPS Pemprov Jatim yang diberikan melalui radar bansos diberikan juga untuk warga Jatim yang ada di luar Jatim, serta warga luar Jatim, namun yang ada di Jatim.

Sementara itu Veronica Kelen, salah satu mahasiswa NTT yang menerima bantuan dari Pemprov Jatim, mengatakan bahwa bantuan sembako dan uang tunai dari gubernur ini sangat berarti. Pasalnya mereka cukup kesulitan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

"Terima kasih kami sampaikan pada Ibu Gubernur Jawa Timur yang sudah peduli pada kami mahasiswa NTT yang sedang merantau di Malang," kata Veronica.

Sejauh ini mereka mengaku mendapatkan bantuan dari kampus dalam bentuk kuota data untuk kuliah online dan pendidikan. Sebab dari orang tua di kampung mereka juga sedang kesulitan ekonomi karena terdampak covid-19.

Oleh sebab itu bantuan berupa paket sembako seperti beras, telur, mie instan, minyak goreng, serta ditambah juga uang tunai dikatakan Veronica akan sangat membantu dirinya dan teman-temannya mahasiswa NTT. (tim)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...