Minggu, 12 Juli 2020 09:19

​Masuk Tuban Tak Bermasker, Petugas Bakal Sita Barang Bawaan

Jumat, 29 Mei 2020 19:42 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
​Masuk Tuban Tak Bermasker, Petugas Bakal Sita Barang Bawaan
Suasana saat petugas menindak pelanggar.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, semakin bertindak tegas terhadap warga yang abai dan tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Bahkan, petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri tak segan menyita barang bawaan jika warga tak memakai masker atau melanggar protokol kesehatan.

"Sudah kami tegakkan, terutama kepada pengunjung yang sedang cangkruk di warung kopi maupun belanja di swalayan. Hasilnya, 41 handphone, 16 KTP, 1 SIM, 3 STNK, dan 1 kartu BPJS kami amankan. Ya semuanya itu untuk memberikan pembinaan," ungkap Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (29/5/2020).

Ia menjelaskan, giat gabungan ini dalam rangka menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2020 tentang kewajiban penggunaan masker. Sasaran petugas ialah lokasi warung kopi, kafe, dan pusat perbelanjaan. Jika di lokasi petugas mendapati pemilik maupun pengunjung tak bermasker, maka dilakukan penindakan.

"Bagi pemilik lapak yang membandel, maka sanksinya bisa pencabutan izin operasi," paparnya.

Di sisi lain, bagi pelanggar yang barang bawaannya disita, maka bisa diambil di Kantor Pemkab Tuban dan menemui Petugas Satpol PP. Ketika mengambil barang bukti, para pelanggar wajib membawa surat pernyataan dari petugas saat razia berlangsung yang dibubuhi tanda tangan kepala desa. Dalam surat tersebut, pelanggar diminta tidak akan mengulangi dan melakukan aktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker.

"Kalau masih saja membandel, ya akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku. Langkan ini dilakukan petugas agar bisa menekan penyebaran Covid-19 di Bumi Wali," terang Heri.

Ia meminta masyarakat agar lebih sadar untuk kepentingan bersama dalam rangka mencegah perkembangan penularan Covid-19. Oleh sebab itu, setiap keluar rumah wajib memakai masker dan sering-sering cuci tangan.

"Untuk razia penegakkan Perbup ini baru dilaksanakan di wilayah kota. Untuk ke depannya, bakal dilakukan di tingkat kecamatan,". pungkasnya. (wan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...