Minggu, 12 Juli 2020 09:44

Mayoritas Tidak Pakai Masker, Tim Gabungan di Sidoarjo Tindak 72 Pelanggar PSBB

Jumat, 29 Mei 2020 18:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Mayoritas Tidak Pakai Masker, Tim Gabungan di Sidoarjo Tindak 72 Pelanggar PSBB
Salah satu pengendara yang melanggar aturan PSBB ditindak oleh petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Meski sudah berjalan hingga tiga kali, kesadaran warga Sidoarjo untuk mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih minim. Bukti itu terlihat saat tim gabungan menggelar razia di Jalan Soenandar Priyo Soedarmo Jumat (29/5). Hasilnya, masih ditemui pelanggar. Sebanyak 72 orang terjaring penertiban.

Pukul 09.00, tim gabungan mulai menggelar razia. Akses di depan Pasar Larangan dipasang pembatas jalan. Petugas memelototi seluruh pengendara. Yang tidak mematuhi aturan diminta menepi.

Astutik salah satunya. Petugas meminta warga Desa Sidokerto itu menepi. Sebab, dia berkendara tanpa mengenakan masker. "Tadi terburu-buru dari rumah mau belanja," ucapnya berkelit.

Alhasil, ibu dua anak itu harus menerima sanksi. KTP disita oleh petugas. Dia baru diperbolehkan mengambil saat PSBB berakhir atau pada 11 Juni nanti.

Nasib serupa juga dialami Wahyu Rochmawati. Perempuan 22 tahun itu berkendara tanpa memakai masker. Saat diminta menepi oleh petugas, dia tampak kalut.

Berulang kali, perempuan 22 tahun itu bertanya pada petugas. Bagaimana cara mengambil KTP yang disita. Namun, Satpol PP memintanya mengambil usai PSBB jilid III. "Baru tanggal 11 Juni bisa diambil," tuturnya.

Lain halnya Muhammad Zulfikar dan Muhammad Badrus Sholeh. Saat dihentikan, kedua pemuda itu berboncengan. Masker pun dikenakan. Namun, petugas tetap menyita KTP dua pemuda tersebut. "Salah kami apa pak?," tanya Zulfikar.

Setelah dicek, ternyata keduanya memang melanggar aturan PSBB. Meski memiliki nama awal sama, Zulfikar dan Badrus tidak ada hubungan saudara. Sesuai regulasi PSBB, pengendara roda dua boleh berboncengan, namun harus dalam satu alamat.

Selang dua jam, razia berakhir. Total, sebanyak 72 pelanggar yang ditindak. Perinciannya 68 pengendara roda dua. Sisanya, pengemudi mobil.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Yani Setyawan menuturkan, warga belum mematuhi aturan PSBB. Terutama anjuran memakai masker. "Selama PSBB, masker wajib dikenakan," tegasnya.

Menurut Yani, dari 72 pelanggar itu, hampir 90 persen tidak mengenakan masker. Hal itu menujukkan warga masih menganggap remeh Corona. "Padahal mengenakan masker salah satu langkah mencegah terpapar Covid-19," jelasnya.

Warga yang melanggar aturan dikenakan sanksi. Hukuman yang diterima yaitu penyitaan kartu identitas. Seperti SIM serta KTP.

Menurut Yani, hukuman pelanggar PSBB jilid III lebih tegas. Sebab, ada sanksi tambahan. Warga yang hendak mengambil KTP harus mendapatkan surat keterangan dari desa. "Sebelum mendapatkan surat keterangan desa, pihak desa harus memberikan sanksi. Hukuman Sosial seperti membersihkan jalan," jelasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...