Rabu, 15 Juli 2020 08:01

Nekat Mandi Meski Tak Bisa Berenang, Remaja Tuban Tewas Tenggelam hingga ke Dasar Telaga

Rabu, 27 Mei 2020 19:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Nekat Mandi Meski Tak Bisa Berenang, Remaja Tuban Tewas Tenggelam hingga ke Dasar Telaga
Jenazah korban saat dievakuasi warga dari dasar telaga.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Satriya Bambang Hadi Saputro, warga Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ditemukan tewas di dasar telaga.

Remaja berusia 14 tahun itu diduga terpeleset saat mandi di sebuah telaga di Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Walau sendirian, pemuda nahas itu nekat mandi di telaga meski dirinya tidak bisa berenang, hingga akhirnya ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Awalnya, salah satu saksi mata Kunito (45) yang juga tetangga korban melihat kendaraan korban terparkir di area telaga. Namun dirinya tidak melihat korban di sekitar telaga, hanya ada sebuah kaos yang diduga milik korban.

"Tetangga korban mengenali kendaraan korban saat melintas di sekitar telaga," ujar Penjabat Sementara (Pjs) Kapolsek Kerek, Iptu Kadeni kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (27/5).

Selanjutnya, saksi memeriksa kondisi sekitar lokasi. Pada saat itulah dirinya melihat sepasang sandal yang terapung di dalam telaga dan membuatnya yakin kalau korban kemungkinan tenggelam.

Setelah itu, saksi langsung memanggil orang-orang yang ada di sana untuk mencari keberadaan korban. Bersama warga dan pemuda setempat, ia lalu mencari keberadaan korban dengan menyelam ke dasar telaga.

Dengan bantuan warga, akhirnya jasad korban ditemukan di dasar telaga dan masih mengenakan celana panjang. Sementara, identitas dan barang bawaan korban seperti dompet masih ada di dalam saku celana.

"Korban ditemukan di dasar telaga dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan barang korban masih lengkap. Itu yang menguatkan indikasi korban memang terpeleset," sambung kapolsek.

Setelah ditemukan, para pemuda desa berhasil mengangkat jasad korban untuk segera dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban.

Selanjutnya, pihak desa menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Sedangkan menurut keterangan keluarga, korban memang tidak bisa berenang dan selama ini tidak pernah mandi di telaga.

"Jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dikebumikan dengan menyertakan surat keterangan dan mengetahui perangkat desa," tutupnya. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...