Minggu, 12 Juli 2020 10:04

​Ikfina-Gus Bara Minta Doa Muslimat NU, Kiai Asep: Pemimpin Nasional Lahir dari Mojokerto

Minggu, 24 Mei 2020 00:28 WIB
Editor: MMA
​Ikfina-Gus Bara Minta Doa Muslimat NU, Kiai Asep: Pemimpin Nasional Lahir dari Mojokerto
Muhammad Al-Barra (Gus Bara). foto: MMA/bangsaonline.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Basis dukungan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Muhammad Al-Barra (Gus Bara) tampaknya semakin kokoh. Buktinya, dukungan terhadap cabup-cawabup dengan akronim Ikbar ini makin meluas, terutama dari kalangan nahdliyin yang menempati posisi mayoritas di Kabupaten Mojokerto.

Kini, dukungan itu tidak hanya dari PCNU tapi juga semua banom NU Kabupaten Mojokerto. Ini tampak pada pertemuan pengurus Muslimat NU, IPPNU, dan Fatayat NU Kabupaten Mojokerto dengan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag, Jumat (22/5/2020) siang. Pertemuan yang berlangsung di Guest House Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto Itu berlangsung penuh semangat.

Bahkan ketika Gus Bara minta doa, para ibu-ibu Muslimat itu langsung kompak mengamini. “Dalam kesempatan berharga ini, kami kale Bu Ikfina nyuwun pendunganipun. Supados apa yang menjadi cita-cita kami diridlai Allah,” kata Gus Bara. Para ibu-ibu Muslimat NU itu langsung riuh dan serempak, “Aminnnn.”

Menurut Gus Bara, ada tiga doa yang mustajab. Pertama, doa orang tua. Kedua, doa orang dalam perjalanan. Ketiga, doa orang yang didzalimi. “Ibu-ibu Mulismat NU orang tua saya,” kata Gus Bara yang alumnus Universitas Al-Azhar Mesir.

(Ikfina Fahmawati. foto: MMA/bangsaonline.com)

Begitu juga ketika Ikfina Fahmawati memberi sambutan. Ia juga minta doa Muslimat NU. Para ibu-ibu Muslimat NU pun tampak menyuport penuh. Bahkan Ikfina sempat membuat para ibu-ibu Muslimat NU haru karena saat sambutan tampak air matanya berlinang ketika menceritakan doa-doanya kepada AllahSWT. Diantaranya, ia memohon kepada Allah, jika meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan keluarganya utuh.   

Support terhadap Ikbar memang sangat kuat di kalangan NU. Bahkan Ketua PCNU Mojokerto KH Abdul Adzim Alwi juga ikut mendoakan langsung pasangan ini. “Ini doa di penghujung Ramadan,” kata Kiai Abdul Adzim pada akhir taushiahnya sembari mengatakan bahwa doa di ujung Ramadan insyaallah mustajab.

(KH Abdul Adzim Alwi. foto: MMA/bangsaonline.com)

Begitu juga Kiai Asep Saifuddin Chalim. Ketua Umum Persatuan Pengurus Pusat Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu mengaku sangat yakin, jika pasangan Ikbar terpilih, maka Mojokerto akan maju dan adil-makmur.

“Insyaallah akan menjadi inspirasi bagi kabupaten-kabupaten lain,” kata Kiai Asep. Bahkan, menurut pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu, kabupaten Mojokerto tidak hanya jadi inspirasi bagi kabupaten di Jawa Timur tapi juga seluruh Indonesia.

(Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag. foto: MMA/bangsaonline.com)

Kiai Asep lalu menceritakan tentang sejarah penting Mojokerto dalam pusaran sejarah Indonesia. Ia menjelaskan silsilah para raja Majapahit hingga Hayam Wuruk, putra pasangan Tribhuwana Tunggadewi dan Sri Kerwardhana alias Cakradhara. Ibunya adalah putri Raden Wijaya, pendiri Majapahit, sedangkan ayahnya adalah raja bawahan di Singhasari bergelar Bhre Tumapel.

Hayam Wuruk adalah raja keempat Majapahit. Di bawah pemerintahannya, kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Bahkan kemudian lahirlah nusantara. Karena itu Kiai Asep yakin pemimpin nasional akan lahir dari Mojokerto.

Sebelumnya diberitakan BANGSAONLINE.com, dukungan terhadap Gus Bara memang semakin meluas. Bahkan para tokoh NU di Mojoketo dikabarkan bulat mendukung Gus Bara. KH Muslim Bachri, wakil ketua PCNU Mojoketo mengatakan bahwa 362 ranting dan anak ranting NU bersama pengurus PKB di tingkat bawah serempak mendukung Gus Bara.

Bahkan, menurut Kiai Muslim Bachri, sebanyak 18 MWCNU bersama para kiai se-kabupaten Mojokerto telah mengirimkan surat kepada PBNU, PWNU Jawa Timur, DPP PKB dan DPW PKB Jawa Timur. Mereka minta agar memback up Gus Bara. Meski demikian, Kiai Muslim Bachari mengatakan bahwa dukungan ini bukan atas nama lembaga NU tapi pribadi atau perseorangan sebagai relawan.

“Kita atas nama pribadi dan relawan,“ kata Kiai Muslim Bachri yang juga ketua MWCNU Kecamatan Kemlagi Mojokerto kepada BANGSAONLINE.com di Guest House Kampus Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Senin.(18/5/2020) malam. 

Muslim Bachri bersama puluhan pengurus NU Mojokerto, Senin sore hadir untuk kordinasi pembagian beras bagi para fakir miskin dan warga terdampak covid-19. Tampak juga Ketua PCNU Mojokerto KH Abdul Adzim Alwi. Kiai Abdul Adzim bahkan memberikan taushiyah sebelum acara buka puasa.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, pada sepuluh hari  terakhir bulan Ramadan, Kiai Asep sibuk membagikan 300 ton beras kepada para relawan penanganan covid-19 dan korban terdampak sosial ekonomi virus corona. Selain beras 5 kilo per orang, Kiai Asep juga membagikan 40 ribu sarung dan uang Rp 50 ribu per orang.(MMA)  

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...