Sabtu, 11 Juli 2020 07:40

Dampak COVID-19, Pendapatan BPPKAD Gresik Anjlok 42 Persen

Kamis, 21 Mei 2020 15:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Dampak COVID-19, Pendapatan BPPKAD Gresik Anjlok 42 Persen
Icon Mall, salah satu tempat perbelanjaan yang menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAOLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pandemi virus COVID-19 sangat berdampak terhadap sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Gresik tahun 2020. Semua sektor pendapatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jeblok.

Di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, misalnya. Realiasasi pendapatan OPD yang menangani sektor pajak ini turun hingga 42 persen dari target yang telah ditetapkan di APBD 2020.

"Target pendapatan BPPKAD dampak COVID-19 turun hingga 42 persen," ujar Kepala Bidang Pajak Daerah Lain pada BPPKAD Pemkab Gresik, Farida Haznah Ma'ruf kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (21/5).

Menurut Farida, tahun ini BPPKAD ditarget sebesar Rp 760 miliar untuk sektor pajak. Namun berdasarkan asumsi, target sebesar itu hanya bisa dicapai sebesar Rp 435 miliar atau terjadi penurunan sebesar 42 persen.

Farida mengatakan asumsi penurunan sebesar 42 persen itu sudah disampaikan ke DPRD Gresik untuk dilakukan rasionalisasi. "Sudah kami sampaikan ke DPRD. Dan, DPRD memahaminya," jelasnya.

Sementara Kepala BPPKAD Gresik, Siswadi Aprilianto menyatakan penurunan pendapatan pajak terjadi di hampir semua sektor. "Ada belasan sektor pajak di BPPKAD yang turun," ujar Siswadi.

"Kita tahu dan menyadari dampak pandemi COVID-19 luar biasa. Rumah makan, restoran, tempat perbelanjaan, perhotelan, dan sarana lain sepi, sehingga berpengaruh pada pungutan pajak. Bahkan sejumlah hotel memilih tutup, sehingga tak ada pajak masuk," ungkapnya.

Menurut Siswadi, kondisi ini tak hanya dialami Pemkab Gresik, namun terjadi secara nasional.

BPPKAD Gresik sendiri menangani 11 jenis pajak, yakni pajak perhotelan pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak PPJ PLN, PPJ Non PLN, pajak parkir, pajak air bawah tanah (ABT). Selain tu, BPHTB, dan pajak BGGC. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...