Selasa, 11 Agustus 2020 13:05

Soal Kasus Grooming, LPA Laporkan SMKN Rembang dan Kepala Cabang Dindik Pasuruan ke Polda Jatim

Selasa, 19 Mei 2020 19:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Soal Kasus Grooming, LPA Laporkan SMKN Rembang dan Kepala Cabang Dindik Pasuruan ke Polda Jatim
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan Indah Yudiani.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kasus grooming (pelecehan seksual) yang menimpa salah satu siswa di SMKN Rembang berinisial MH (18) hingga berujung dikeluarkannya murid tersebut dari sekolah,  terus berlanjut. 

Sebelumnya, upaya mediasi yang difasilitasi Komisi IV DPRD Pasuruan antara LPA (Lembaga Perlindungan Anak), keluarga korban, serta pihak sekolah untuk menyelesaikan permasalahan tidak ada titik temu. Pihak LPA akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak Polda Jatim.

Menurut keterangan Wakil Ketua LPA Pasuruan Daniel, kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Jatim pada Jumat kemarin. ”Kita sudah melaporkan pihak-pihak terkait yakni SMKN Rembang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim ini ke Polda lantaran kasus yang menimpa MH ini belum juga ada titik temu,” jelas Daniel.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan Indah Yudiani yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com menuturkan bahwa kasus di SMKN Rembang sejatinya sudah dilakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait, yakni SMKN Rembang, wali murid, dan LPA. 

Tujuannya, agar ada jalan keluar terbaik, yang pada intinya anak didik (korban) tetap bisa melanjutkan sekolah meskipun di luar SMKN Rembang

Langkah yang dilakukan oleh pihak sekolah tersebut bukan tanpa alasan. Dari beberapa catatan dewan guru, yang bersangkutan memang kurang baik, termasuk melakukan pelanggaran yang dianggap sekolah masuk kategori kesalahan berat. Salah satunya kasus grooming yang dilakukan oleh mantan pacarnya, dengan memposting sebagian anggota tubuhnya di media sosial.

“Kita tidak membela sekolah yang mengambil kebijakan mengembalikan anak didik ke orangtuanya, karena langkah yang diambil sudah melalui pertimbangan yang matang,“ jelasnya.

Kalaupun kasus ini sudah dilaporkan oleh LPA ke Polda Jatim dengan tuduhan ada dugaan penelantaran anak didik, pihak kepala Cabang Pendidikan Propinsi Jatim tidak mempermasalahkan. Ia mengaku siap memberikan keterangan kepada pihak hukum agar kasus ini bisa cepat selesai. (bib/par/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...